Istri Ingatkan Aipda Kus Hendratmo Untuk Tidak Berpakaian Dinas
Penulis :
934    0

JAKARTA - Sebelum pergi berpatroli, Istri almarhum Aipda Kus Hendratmo, Ana Sunaring Ati sempat memperingatkan suaminya untuk tidak memakai seragam dinas ketika berpamitan untuk patroli dan apel siaga HUT RI sebelum terjadi penembakan.

"Lebih baik tidak usah pakaian dinas," kata Yulianto perwakilan keluarga mengutip ucapan istri almarhum, di rumah duka di kampung Kebon Manggis, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu siang pada 17 Agustus 2013.

Entah firasat apa yang ada di benak sang istri saat mengucapkan kata-kata tersebut. Tapi almarhum hanya menjawab,"Tidak apa, saya kan sedang bertugas," kata Yulianto.

Aipda Kus Hendratmo berpamitan kepada istrinya menjelang magrib, pada 16 Agustus 2013. Ia langsung berpatroli sebelum Apel siaga HUT RI di Polsek Pondok Aren.

Ternyata tidak lama ia berpamitan, Aipda Kus Hendratmo bersama rekannya Bripda Maulana tewas ditembak orang tidak dikenal di Jalan Graha Raya Pondok Aren, Tangerang, Jumat malam, 16 Agustus 2013, pukul 21.30.

Dua anggota Polsek Pondok Aren ini ditembak oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam di di dekat mesjid Bani Umar, pelaku mendekatkan motornya ke motor yang dikendarai Aipda Kus Hendratna dan langsung menembakan senjata api ke kepala Kus.

Saat kejadian itu, kata Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di belakang motor Aipda Kus terdapat sebuah mobil Avanza yang digunakan oleh tim buser Polsek Pondok Aren.

Mereka bersama Aipda Kus hendak ke Mapolsek Pondok Aren untuk upacara apel cipta kondisi, malam tadi. Melihat Aipda Kus terjatuh dari motornya, tim buser sebanyak 4 orang, langsung mengejar pelaku dan menabrak motor pelaku. Namun, mobil tim buser tersebut malah terperosok ke saluran air tanggul jalan.

Kejadian itu dimanfaatkan oleh pelaku yang langsung turun dari motornya dan menembak Bripka Maulana, yang mengendarai mobil Avanza tersebut. "Bripka Maulana langsung meninggal di lokasi kejadian," ujar Rikwanto.

Sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan tiga orang polisi tim buser. Namun pelaku berhasil kabur dengan merampas motor milik warga. Hingga saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.

Almarhum Kus Hendratmo meninggalkan istri, Ana Sunaring Ati dan tiga orang anak yaitu, Adrian Wibisono, Adam Anggora Seno dan Andindya Chetsa Kirani.[ian/tmp]