Waspadai Copet dan Hipnotis, Beraksi Jelang Lebaran Ini !
Penulis :
Penyunting :
525    0

BANDUNG, RIMANEWS -- Aktivitas warga terus meningkat, untuk menyongsong  Lebaran, khususnya belanja kebutuhan pokok dan pakaian. Namun kondisi itu akan dimanfaatkan para pelaku kejahatan. Paling disorot adalah aksi perampasan atau pencopetan dan gendam alias hipnotis.

Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana mengimbau masyarakat mewaspadai aksi kejahatan yang umumnya cenderung meningkat mendekati Lebaran. Meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan, akan mengundang pelaku kejahatan.

"Saat belanja, sebaiknya tidak menggunakan perhiasan berlebihan. Atau membawa uang seperlunya. Menjelang Lebaran, aksi kejahatan biasanya terus meningkat, khususnya copet," kata Rosdiana saat ditemui di Mapolrestabes Bandung Jalan Jawa, Minggu (21/7/2013).

Menurut Rosdiana, pusat keramaian, terutama perbelanjaan menjadi lokasi favorit aksi kejahatan karena ramai dan pelaku bisa berbaur sehingga sulit dikenali. Selain itu, di pusat perbelanjaan warga cenderung membawa uang banyak.

"Jadi kalau bepergian ke tempat ramai dan membawa tas, simpan tas di depan. Kalau lagi berdesakan, tingkatkan kewaspadaan karena copet itu pintar tidak akan terasa saat merogohnya," jelasnya.

Sementara untuk aksi hipnotis, Rosdiana melihat kecenderungan pelaku beraksi di perbelanjaan, terminal dan stasiun. Karena itu, masyarakat jangan mudah terpancing berbicara dengan orang yang tidak dikenal.

"Biasanya pelaku hipnotis beraksi di tempat-tempat ramai, seperti terminal dan stasiun. Jangan mudah tergiur ajakan, terpancing ngobrol, dan mudah menerima makanan atau minuman, dari orang yang tidak dikenal," tandasnya. (Wrh/inilah)