Suriah Gunakan Senjata Kimia, AS akan Intervensi
Penulis :
744    0

RIMANEWS-Intervensi langsung di perang Suriah yang telah berlangsung hampir dua tahun nampaknya akan dilakukan Amerika Serikat (AS). AS mempertimbangkan zona bebas terbang di Suriah.

Gedung Putih menilai, Pemerintah Suriah telah melewati garis merah karena memakai senjata kimia. Pada Kamis (13/6) lalu, Presiden AS Barack Obama memutuskan mempersenjatai militan Suriah. Mereka juga mengklaim memiliki bukti pasukan Pemerintah Suriah memakai senjata kimia untuk melawan militan.

Dua diplomat senior mengatakan, Washington mencari wilayah bebas terbang terbatas di dekat perbatasan selatan Suriah dengan Yordania.  "Washington menimbang wilayah bebas terbang untuk membantu oposisi pemerintah," ujar diplomat dikutip Reuters.

Pemberlakuan zona larangan terbang tersebut dapat menghancurkan pertahanan udara canggih buatan Rusia dan Suriah.  Hal itu sama dengan jenis kebijakan NATO yang diberlakukan untuk menggulingkan Muammar Gaddafi di Libya dua tahun lalu.

Washington mengatakan, zona larangan terbang belum dikecualikan dari kebijakan, namun belum ada keputusan mengenai hal tersebut.  "Zona larangan terbang akan berbiaya besar bagi As dan masyarakat internasional. Ini jauh lebih kompleks di Suriah daripada di Libya, " ujar Wakil Penasehat Keamanan Nasional, Ben Rhodes.

Prancis mengatakan, zona larangan terbang akan mustahil tanpa otorisasi Dewan Keamanan PBB. Namun, Washington diam-diam mengambil lang-langkah yang akan membuat hal itu lebih mudah. Washington memindahkan rudal, pesawat tempur, dan lebih dari 4.000 tentara ke Yordania sebagai bagian dari latihan tahunan.[ach/rol]