Ada Aksi 'Borong' Partai di Pilgub Jatim
Penulis :
891    0

RIMANEWS-Pasangan petahana Soekarwo yang menggandeng 32 partai politik dalam pencalonannya mendapat sindiran dari bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Khofifah masygul lantaran dua partai pendukungnya, yaitu Partai Kedaulatan dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), ternyata mendua ke Soekarwo-Saifullah Yusuf.

“Ini bukti aksi borong partai dalam Pilgub Jatim," kata Khofifah kepada Tempo, Minggu, 19 Mei 2013.

Ditanya ihwal dukungan ganda Partai Kedaulatan dan PPNUI yang mengancam pencalonannya, Khofifah menyatakan menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum. "Bagi saya tidak ada masalah. Kita tunggu saja verifikasi KPUD ke DPP (partai tersebut),” kata dia.

Soekarwo dan Saifullah Yusuf mendaftarkan diri ke KPU Jawa Timur. KarSa mendaftar dengan menyerahkan syarat rekomendasi dukungan dari 10 partai parlemen dan 22 partai nonparlemen. Sepuluh partai parlemen itu adalah Partai Demokrat, Golkar, PAN, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, PKNU, PDS, dan PBR.
Sedangkan 22 partai nonparlemen yang mendukung adalah Partai Bulan Bintang, Partai Nasional Indonesia Marhaenis, Partai Persatuan Demokrasi Indonesia, Partai Kedaulatan, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Buruh, Partai Merdeka, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Serikat Indonesia, Partai Demokrasi Pembaharuan, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Republikan Nusantara, Partai Persatuan Nasional, Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia, Partai Pemuda Indonesia, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Barisan Nasional, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Persatuan Nahdlatul Ulama Indonesia, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Pelopor dan Partai Patriot.

Dengan dukungan partai-partai itu, pasangan KarSa mengantongi 70 persen suara, jauh melebihi syarat minimal yang ditetapkan KPU, sebanyak 15 persen suara/kursi di DPRD.[ach/tmp]