Arab Saudi dan Qatar Sebarkan Ideologi Wahabi di Kawasan
Penulis :
1205    0

RIMANEWS - Riad Saqr, pengacara Suriah mengatakan bahwa Arab Saudi dan Qatar berusaha keras menyebarkan ideologi takfiri di kawasan.

Saat diwawancarai al-Alam Kamis (16/5), Riad Saqr menandaskan, "Perilisan gambar kejahatan teroris di Suriah seperti mengeluarkan jantung serdadu Suriah oleh para teroris dan memakannya, gambar pembantaian massal, pencurian dan perampokan warga negara ini oleh para teroris mengindikasikan bahwa kejahatan mereka tersebut sangat bertentangan dengan Islam dan prinsip kemanusiaan."

Ia menambahkan, rencana Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel di Suriah bertumpu pada penyebaran kebencian terhadap agama melalui aktivitas al-Qaeda, Front al-Nusra dan kelompok serupa lainnya guna mempertanyakan perilaku kelompok tersebut, Islam serta menebar api fitnah.

Saqr menekankan, kelompok teroris saat berperang dengan militer Suriah tidak menunjukkan perilaku Islami dan para kriminal ini didikan Arab Suadi, Qatar dan negara Arab Teluk Persia.

Aktivis politik dan pengacara Suriah ini seraya menekankan upaya Arab Saudi dan Qatar untuk mengekspor ideologi Wahabi ke negara kawasan menambahkan, di KTT OKI di Mekah terjadi kesepakatan rahasia terkait pembentukan front internasional anti Iran, Rusia dan Cina. Alasannya adalah dukungan tiga negara tersebut terhadap Suriah.

Saqr di akhir wawancaranya menjelaskan bahwa Amerika membagi teroris menjadi dua kelompok. Pertama teroris yang legal dan kedua teroris ilegal.

"Di luarnya Amerika menempatkan Front al-Nusra di list kelompok teroris, namun Washington dengan berbagai alasan mendukung kelompok teroris ini dan kita menyaksikan bahwa AS di luarnya menyebut kelompok teroris di seluruh dunia ilegal dan terlarang kecuali di Suriah," tandas Saqr.[irb/ian]