Para Analis Prediksi, Harga Emas Dunia Menurun 2013
Penulis :
1462    0

JAKARTA-Beberapa analis memprediksi turunnya harga emas pada 2013 dan tahun berikutnya. Bahkan tahun ini, harga logam mulia ini diperkirakan hanya berada di level US$1.600 per ons.

Deutsche Bank pada Selasa (9/4/2013) menurunkan prospek pada harga emas untuk tahun ini dan berikutnya. Katalisnya adalah penguatan dolar, meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS dan tumbuhnya minat atas saham ketimbang komoditas.

Deutsche Bank menurunkan estimasi emas rata-rata 2013 sebesar 11,8% menjadi US$ 1.637 per ons, dan memangkas prediksi 2014 proyeksi sebesar 4,7% menjadi US$ 1.810 per ons. Harga spot emas saat ini adalah di sekitar US$ 1,574 per ons di pasar spot Eropa.

"Berdasarkan prediksi ahli strategi valas kami mengenai terus menguatnya dolar AS dan perkiraan ekonomi AS untuk percepatan dalam pertumbuhan produk domestik bruto, kami memperkirakan emas akan berjuang menghadapi dolar AS," kata analis Deutsche Bank, Daniel Brebner .

Emas, yang dinilai dalam dolar AS, secara tradisional diminati sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian kondisi pasar. Misalkan saja kekhawatiran bahwa stimulus moneter yang agresif akan memicu kenaikan inflasi.

Nomura Bank juga memperkirakan harga emas akan jatuh pada 2013 menjadi US$ 1.602 per ons dari US$ 1.981. Sedangkan perkiraan untuk 2014 adalah US$ 1.750 dari US$ 1.800 per ons.

"Untuk pertama kalinya sejak 2008, dalam pandangan kami, lingkungan investasi untuk emas merosot karena pemulihan ekonomi, naiknya suku bunga dan inflasi yang masih jinak, kemungkinan akan membuat investor berpikir kembali kumulatif US$ 240 miliar atas investasi di emas selama empat tahun, "tulis analis Nomura.

Sebelumnya, Goldman Sachs juga memperkirakan harga emas akan jatuh pada 2013 ke US$1.600 per ons dari US$1.810 per ons dan memperdiksikan harga emas 2014 akan berada di US$1.450. “Pembalikan arah dalam siklus emas tampaknya sudah dimula,”ujarnya memperingkatkan, seraya menegaskan cepat memudarnya keyakinan dalam memegang posisi emas, terutama ETF.

Turunnya harga emas juga sudah diprediksi beberapa bank lain, termasuk BNP Paribas, Credit Suisse, Societe Generale dan Citi.

Analis Societe Generale Jesper Dannesboe dan Robin Bhar dalam sebuah laporan strategi komoditas mengatakan, harga emas sudah berada dalam wilayah gelembung dan bisa pecah dalam waktu dekat.

"Investor telah mendorong harga emas naik tajam selama 10 tahun terakhir, dengan reli lima tahun lalu didorong oleh kekhawatiran bahwa pelonggaran kuantitatif agresif bank sentral akan menyebabkan inflasi yang sangat tinggi,"katanya

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Selasa (9/4/2013) berada di level Rp547.000, atau turun Rp2.000 per gram.

Berdasarkan daftar harga yang dilansir www.logammulia.com, semua emas batangan tersedia pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) PT Antam.

Menurut daftar harga yang dirilis pada pukul 08.36 WIB, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp547.000. Sedangkan harga beli kembali (buy back) emas turun Rp1.000 ke level Rp488.000/gram.

Sementara ukuran 2 gram turun ke level Rp1.054.000, ukuran 2,5 gram di Rp1.307.500, ukuran 3 gram Rp1.563.000 dan ukuran 4 gram Rp2.072.000. Lalu ukuran 5 gram Rp2.590.000, ukuran 10 gram Rp5.130.000 dan ukuran 25 gram Rp12.750.000.

Adapun emas ukuran 50 gram melemah ke Rp25.450.000, ukuran 100 gram di Rp50.850.000 dan ukuran 250 gram di Rp127.000.000.

. [ast]