Istri Pejabat Mexico Dipaksa Jadi Budak Seks
Penulis :
1636    0

RIMANEWS - Seorang istri salah satu pemimpin sekte di Meksiko memberikan pengakuan soal aktivitas seksual dan kegiatan aneh yang dilakukan para anggota sekte. Sekte yang menamakan diri 'Defenders of Christ' ini memaksa para wanita menjadi budak seks dan ikut serta dalam pesta seks. Mereka juga dilarang mandi, serta diwajibkan makan jeroan binatang dalam keadaan mentah.

Si pemimpin sekte, Ignacio Gonzalez de Arriba yang berasal dari Spanyol, telah dibekuk kepolisian Meksiko dalam penggerebekan di markas mereka di Nuevo Laredo pada 25 Januari lalu. Bersama dengan Gonzalez, polisi membekuk 13 warga asing lainnya beserta 10 warga Meksiko yang merupakan anggota sekte yang dilarang pemerintah ini.

"Mereka membuat Anda kacau, bahkan membuat Anda melupakan nama Anda sendiri," terang wanita bernama Blanca Castro yang merupakan istri pemimpin sekte Defenders of Christ dalam sebuah konferensi pers seperti dilansir AFP, Rabu (20/2/2013).

"Mereka memaksa saya memakan organ dalam binatang dalam keadaan mentah. Dan Anda tahu, ketika Anda kelaparan Anda akan memakan apapun," tutur wanita yang berasal Meksiko ini.

Masih menurut Castro, pemimpin sekte melarang anggotanya untuk mandi karena hal tersebut hanya membuang-buang waktu. Castro menikah pada tahun 2009 dengan Losanger Jose Arena Segovia, pria Venezuela yang merupakan salah satu pemimpin sekte itu.

Selama menjadi istri Losanger dan menjadi anggota sekte, Castro mengaku dirinya sempat diperkosa dan kemudian dipaksa ikut dalam pesta seks. Castro bahkan dikurung dan dianiaya. Castro menjadi anggota sekte selama 10 bulan pada tahun 2010 lalu, sebelum akhirnya berhasil kabur dan melarikan diri ke Peru.

Kini si pemimpin utama sekte ini, Gonzalez de Arriba masih dalam penahanan polisi karena menjadi tersangka dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak. Sebagai pemimpin sekte, Gonzalez menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Yesus Kristus. Dia merekrut anggota dari internet dengan dalih menawarkan layanan kesehatan alternatif, pemulihan masalah seksual dan sebagainya.

Menurut Victim Support Network, organisasi yang membantu orang-orang keluar dari sekte tersebut, sekte ini telah meluas ke 80 negara. Tercatat ada sekitar 4.000 korban di Meksiko dan sekitar 10 ribu korban lainnya di seluruh dunia.(yus/NB)