Banjir Makin Parah, Kondisi Jakarta Memprihatinkan
Penulis :
1365    0

RIMANEWS - Hari ini, Kamis (17/1), banjir yang melanda Jakarta semakin parah. Sudah sulit untuk disebutkan di ruas jalan mana saja yang dikepung banjir. Yang pasti, sudah menyebar luas.

Jalan Daan Mogot, yang dalam beberapa hari belakangan kondisinya sudah menyedihkan, pagi hari ini makin menyusahkan orang. Beberapa titik genangan air muncul, yang pada hari sebelumnya relatif kering.

Sebut saja kawasan Jembatan Gantung, depan pabrik Heinz ABC. Hamparan air dengan ketinggian sekitar 50 cm, menghiasi pagi yang terus diguyur hujan, sejak dini hari tadi pukul 02.00.

Bergeser ke arah Grogol, situasi memiriskan. Jalan depan Indosiar juga sudah dikuasai banjir. Perempatan Grogol, tepatnya depan mal Citra Land, air melumpuhkan kawasan padat lalu lintas itu.

Sejumlah sepeda motor yang nekat melaju, mogok di tengah-tengah genangan. Hanya sedikit mobil yang berani melintas. Ruas tol Jalan S Parman, menjadi pilihan lantaran relatif aman dari genangan.

Ketinggian air di dekat kampus Universitas Tri Sakti dan Universitas Taruma Negara ini, pada beberapa titik mencapai pinggang orang dewasa.

Sementara, meski sudah biasa menjadi langganan banjir, warga Jalan Johar Baru IV, Kelurahan Johar Baru, Jakarta, cukup kaget dengan banjir yang terjadi kali ini. Selain air naik dengan cepat, drainase utama di kawasan itu lubangnya kecil.

"Wah ini banjirnya lebih parah, hujan juga lama lagi," celetuk Jaya, tokoh masyarakat di kampung itu, Kamis (17/1) pagi.

Banjir di jalan utama Johar Baru IV yang biasanya dilalui angkot M35 itu kini sudah dipenuhi air yang mengalir deras ke arah pasar Johar Baru, di Jalan Percetakan Negara II. Warga terpaksa berteriak setiap kali ada mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi karena menimbulkan gelombang air.

"Woi, pelan-pelan," teriak seorang warga yang berdiri di depan pintu rumahnya. Saat ini ketinggian air di Jalan Johar Baru IV telah mencapai selutut orang dewasa.

Tidak banyak yang bisa dilakukan warga kecuali bersiap-siap untuk tenggelam. Sejumlah warga sudah siaga di depan rumah masing-masing dan ada juga yang memindahkan barang-barang berharga mereka seperti elektronik ke tempat yang tinggi di dalam rumah. Sebab, banjir sudah menggenani rumah mereka.(yus/jpn)