Dua Orang Tewas, 9.374 Warga Jakarta Mengungsi akibat Banjir
Penulis :
856    0

JAKARTA, RIMANEWS - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  mengatakan, sebanyak 9.374 jiwa mengungsi dari banjir yang melanda Jakarta sejak Selasa (15/1).

"Bila sebelumnya banjir di Jakarta menggenangi 50 kelurahan, pada hari Rabu pukul 13.00 WIB, banjir masih menggenangi 39 kelurahan di Jakarta. Tinggi banjir bervariasi dari 10 cm hingga tiga meter," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (16/1).

Dia mengatakan, di Kampung Melayu, Cawang, dan Bukit Duri tinggi banjir mencapai 2,5 meter. Data sementara hingga Rabu pukul 11.00 WIB, tercatat 367 RT di 131 RW yang tersebar di 39 kelurahan terendam banjir.

Sekitar 20.275 kepala keluarga atau 63.686 jiwa terendam banjir. Pengungsi ada 9.374 jiwa, dengan jumlah pengungsi terbanyak di Kelurahan Kampung Melayu yaitu 2.257 jiwa.

"Pengungsi ditempatkan di Rumah Sakit Hermina, GOR Jakarta Timur, Masjid Attawabin, Mushola Awabin, Aula Sudinkes Jakarta Timur dan Aula Masjid Ihttihadul Ikhwan," tuturnya.

Sedangkan jumlah pengungsi di Jakarta Timur mencapai 4.311 jiwa, dengan jumlah terbanyak di Kelurahan Kampung Melayu yaitu 2.257 jiwa. Sedangkan jumlah pengungsi lain tersebar di Kel Bidara Cina (949 jiwa), Kramatjati (500 jiwa) dan Cililitan (605 jiwa).

Di Jakarta Selatan pengungsi mencapai 2.127 jiwa yang tersebar di Bukit Duri (1.151 jiwa), Pejaten Timur (60 jiwa), Pondok Pinang (48 jiwa), Ulujami (150 jiwa), Pondok Labu (65 jiwa), Tanjung Barat (567 jiwa) dan Lenteng Agung (86 jiwa).

Di Jakarta Barat pengungsi mencapai 2.426 jiwa yang tersebar di Kedoya Selatan (24 jiwa), Wijaya Kusuma (510 jiwa), Kedaung Kaliangke (300 jiwa), dan Rawa Buaya (2.102 jiwa). Di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara tidak ada pngungsian.

"BNPB, BPBD DKI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Basarnas, TNI, Polri dan unsur lainnya bersama-sama memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang terkena korban bencana," jelas Sutopo.

Hingga saat ini, kata dia, tercatat ada 2 orang meninggal yaitu satu anak di Kel Tanjung Duren yang hanyut di sungai dan 1 orang di Kampung Melayu. BNPB mengerahkan 150 personil Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Wilayah Barat untuk memberikan bantuan darurat di 16 posko banjir.[ian/psn]