Monday, 21 April 2014

Breaking News

Berangus saja belenggu busuk itu, puisi liza amelia rangkuti !

SEMARANG, RIMANEWS -- Karya sastra tidak cuma menuntut keindahan bahasa dalam sebuah karya, misal puisi maka kata-kata yang indah disebut oleh banyak orang dengan istilah ' Puitis ' umpama orang akan memberi komentar " Waduh kata-katanya sangat Puitis ! " , Barangakali hal yang dimaksud adalah mendekati atau menyerupai kata-kata dalam sebuah puisi, tapi tak sepenuhnya begitu puisi pamflet oleh Rendra penuh dengan kritik sosial dan ungkapan protes juga generasi puisi mbeling yang bermain-main dengan parodi dan penyair satu ini, Liza Amelia Rangkuti memberangus kebusukan dalam kerinduan senyawa kopi susu dan persetubuhan aksara pagi.( Didiek Soepardi MS, Penyunting )

 

BERANGUS SAJA BELENGGU BUSUK ITU

Oleh : Liza Amelia Rangkuti

Diam....!!!
bila kau tak bisa bicara
daripada melukai sana sini
dan bikin muak banyak orang

Tutup dan berangus mulut sendiri
bila kata-katamu
tak bisa kau pertanggungjawabkan
berhamburan berserakan tanpa arah

Aku tahu apa maumu
bawa saja itu mulut busukmu
semua semu
hanya janji janji palsu

Sebelum kemarahanku membatu
membekukan jiwamu
menciutkan jantungmu.....!!!!

16.12.12

 

Kamu Coklatnya
atau Mungkin Kamu Lebih Ingin Jadi Kopinya ..?

Oleh : Liza Amelia Rangkuti

kalau aku
tentu saja akan jadi susu

menjadi susu buat kamu
manis,putih,lembut,
dan bergizi tentunya ....
buat kamu,
hanya buat kamu

kamu coklatnya atau kopinya
tak masalah buatku
manis atau pahit
bagiku kamu tetap yang terbaik
dan sangat pantas bersanding denganku

menyatu denganku
akan menutupi segala kekurangan kita
dan jadi perpaduan indah

: nikmat di lidah
hingga meluncur ke tenggorokan
juga menyehatkan
dan mampu membangkotkan gairah...!!!

sekali lagi
kamu tinggal pilih
mau jadi kopi atau coklatnya
aku tetap jadi susu buatmu
berpadu menyatu jiwa
dan,
.....................
.....................
.....................

ehhmmm .......
......................

yuuuuuuk ........
.......................

kita nikmati coklat susu
ataupun kopi susu kita
di pagi bersemi
tempat menyemai hati

jangan Lupa
setangkup roti
atau sepiring nasi goreng spesial
'tuk lengkapi pagi kita
bersama ......
dengan setangkup hasrat

18.12.12

 

toLong jaga hidupku

Oleh : Liza Amelia Rangkuti

..................
engkau katakan
sesungguhnya akulah puisimu
sehingga kau tak tahu
akan menulis apa Lagi
selain tentangku
dan tentangku

tak tahukah kau
bagiku
kau adalah puisi asmaraku
yang sebenarnya
kalau aku puisi
engkaulah yang ciptakanku

jadi
tolong jaga hidupku

bagaimana aku bisa hidup
tanpamu
jangan matikan aku
dalam setiap goresanmu
kar'na engkaulah
penentu hidup dan matiku
...................

21.12.2012

*)Liza Amelia Rangkuti Lahir di Medan,Sumatera Utara, pada tanggal 28 Oktober , adalah Alumnus fak.Hukum Universitas Islam Sumatera Utara dan menulis puisi sebagai bagian dari eksprsesi kebudayaan saja.(Wrh/RIMA)