Thursday, 17 April 2014

Breaking News

6.000 Orang Tertipu, Koperasi Nakal Kembali 'Rampok' Uang Nasabah

JAKARTA, RIMANEWS - Koperasi Ar Ridho Bima Nusantara di Jl Ir Juanda No 402-403, Jomin Barat, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meraup dana masyarakat sekitar Rp60 miliar. Modusnya, persis seperti Koperasi Langit Biru

Sedikitnya 6.000 orang tertipu. Mereka menitipkan investasi dalam bentuk uang tunai dan mobil. Dalam tiga bulan terakhir, imbal jasa yang dijanjikan berhenti.

Saat mencium adanya indikasi penyimpangan, Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Kementerian Koperasi menghentikan operasional Koperasi Ar Ridho Bima
Nusantara dengan alasan pembukuan tidak jelas.

"Kami meminta koperasi tersebut membenahi data investor. Satgas menampung pengaduan masyarakat dan mengingatkan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang membina intensif koperasi tersebut sesuai dengan peraturan perundangan dan memenuhi kaidah-kaidah ekonomi," jelas Suprapto, Asisten Deputi Urusan Pembiayaan dan Penjaminan Kredit Kementerian Koperasi dan UKM, kepada tim investigasi Media Indonesia, pekan lalu.

Seiring dengan penghentian operasional, pendiri koperasi bernama Giatno serta ketua koperasi, Wahid, langsung menghilang. Giatno selama ini dikenal sebagai pemilik sekolah kejuruan farmasi SMK Bima Nusantara serta PT GIE System, perusahaan sewa-menyewa mobil harian hingga jangka panjang.

Koperasi Ar Rhido Bima Nusantara sukses memikat investor karena antara lain diresmikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 12 April 2012. "Saya tidak tergiur dengan tawaran investasi koperasi mengingat banyak kasus. Pikiran saya berubah karena yang meresmikan Ar Rhido Cikampek Bapak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan," cetus Yayan.

Guru SMP di Jatisari Cikampek itu mengaku kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat tersebut meyakinkan investasinya akan aman. Yayan pun menarik semua tabungan sebesar Rp30 juta yang dikumpulkan selama 15 tahun mengajar.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan telah menjelaskan alasannya melalui website resmi pemerintah Jawa Barat, Pemprovjabar.go.id. Ia mau meresmikan Koperasi Ar Rhido Bima Nusantara karena menawarkan program gate of invesment for education (GIE) system.

Program GIE system disebutkan bertujuan membentuk sekolah gratis bagi masyarakat melalui sentuhan program CSR. Dalam iklannya, GIE system dicetuskan dengan berinvestasi berarti mewujudkan sekolah terprogram secara gratis dan otomatis menjadi orangtua asuh murid.[ian/MI]