Friday, 18 April 2014

Breaking News

Menurut Bang Rhoma, Kriteria Istri Solehah Itu Ada Lima

PALEMBANG, RIMANEWS - Ada lima kriteria seorang istri saleha menurut pedangdut yang juga dai H Rhoma Irama. Apa saja? Pertama, seorang wanita yang melaksanakan salat lima waktu. Kedua melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan dan ketiga saat suami memandang, ada rasa senang melihat kecantikan istri.
 
“Nah, supaya enak dipandang suami, istri harus pandai berpenampilan dan terlihat cantik,” ujar Rhoma saat tausyiah di pernikahan Wahyudi bin H Ahmad Susanto dan Yuliana binti Sulaiman di halaman parkir Fantasy Island, Minggu (2/9).    

Namun, tak hanya enak dipandang dari segi fisik saja, seorang istri juga harus memiliki akhlak baik. “Nggak pernah ngomel, cerewet, cemberut dan lainnya pada suami,” kata raja dangdut ini. Kriteria keempat, perintah suami harus ditaati selama benar dan sesuai ajaran Rasulullah SAW.

“Yang kelima, seorang istri harus pandai menjaga kehormatan dan harta rumah tangga di saat suami tidak ada. Jangan sampai, suami pergi si istri main mata dan selingkuh dengan pria lain,” katanya. Dalam tausyiahnya, Rhoma juga menyampaikan pesan pada pemuda yang belum menikah. Jika dirasakan sudah mampu dan sanggup dalam hal ekonomi, agar segera mungkin menikah.

“Pemuda yang belum menikah angkat tangan, yang sudah tiga kali jangan angkat tangan,” candanya. Menurut pria kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946 lalu, saat lelaki itu sudah menikah dia akan menundukkan pandangan pada wanita yang bukan muhrimnya. Dengan begitu, maka akan menurunkan syahwat yang dimiliki.

“Bagi pemuda yang belum menikah, dianjurkan puasa Senin dan Kamis. Karena kata Rasulullah, puasa bisa menahan syahwat pada wanita,” terangnya. Sedangkan pesan yang disampaikan Allah, lanjut Rhoma, jangan sekali-kali menikahi wanita musyrik dan tidak seiman.

“Kecuali sudah punya iman yang dibuktikan lewat salat lima waktu selama 30 hari tidak pernah ketinggalan, membayar zakat, naik haji jika mampu,” katanya. Sebab, masuk Islam lebih mudah daripada memiliki iman kapada Allah. “Kalau masuk Islam ‘kan mudah, tinggal mengucapkan dua kalimat syahadat. Jadi, lebih baik menikah dengan orang miskin dengan iman kuat daripada musryik kaya dan memiliki segalanya,” tambahnya.

Mengapa dilarang menikah dengan kafir? Kata Rhoma, hal itu dapat mengajak dan memengaruhi seseorang menuju neraka. Sementara Allah ingin membawa seorang Islam beriman ke dalam ampunan dan surganya. “Sekarang banyak modus proyek pemurtadan. Ada yang pura-pura masuk Islam, setelah menikah dia kembali menjadi kafir. Jadi, para orang tua yang punya anak gadis, jangan menikahkan anaknya dengan orang kafir,” ungkapnya.

Menurut Rhoma. keimanan seseorang bersifat abstrak. Bisa bertambah, berkurang dan hilang sama sekali jika tak dirawat. “Termasuk dalam hal cinta, banyak perceraian terjadi karena tak pandai menjaga cinta. Kalau mau abadi, laksanakan tugas dan kewajiban kita masing-masing,” ungkapnya.

Lanjutnya, umat Islam berbeda dengan budaya barat. “Orang barat menikah karena ada kesetaraan gender, kewajiban dan hak suami sama dengan istri,” ungkapnya. Namun dalam Islam, kewajiban suami adalah hak istri, sedangkan kewajiban istri adalah hak suami. Nah, kewajiban antara kedua belah pihak ini, harus dilaksanakan.

“Laki adalah pemimpin perempuan sebagai istri dan di rumah tangga. Kalau orang barat, suami bukan pemimpin istri, tidak ada istilah buat mereka seperti itu,” jelasnya. Ada dua alasan mengapa pria harus jadi pemimpin dan memimpin. Pertama karena seorang lelaki dilebihkan fisiknya dan historisnya dibandingkan wanita.

“Adam dibuat dari tanah, sedangkan Hawa berasal dari tulang rusuknya. Oleh sebab itu seorang pria harus jadi pemimpin,” katanya. Selain itu, lelaki diberikan kewajiban membelanjai rumah tangga, sehingga pria harus bekerja memberikan nafkah pada keluarga. “Suami harus bisa mengatur karena sebagai pemimpin, bukan istri. Jadi, harus ada komitmen antara keduanya, agar keputusan bisa ditaati istri,” jelasnya lagi.

Ada dua hadiah yang Allah berikan pada istri yang saleha. Pertama, jika meninggal akan dipersilakan masuk ke surga melalui pintu yang dikehendaki. Kedua, seburuk dan secantik apa pun istri saleha, saat dibangkitkan nanti akan dibuat Allah menjadi lebih cantik dari bidadari. Saat meninggal nanti, akan diubah Allah sesuai dengan amal ibadah yang dimilikinya.

“Kalau sekarang tampan atau cantik seperti bintang Hollywood, kalau tidak pernah ibadah akan jauh lebih jelek dari monyet saat di akhirat nanti. Nah, seseorang yang punya fisik jelek, pesek, pendek, bengek dan kejelekan lainnya, kalau rajin ibadah pada Allah akan dibangkitkan di surga Allah memiliki wajah jauh lebih tampan dari bintang Hollywood,” ungkapnya.    

Sekitar sejam tausyiah, Rhoma menyumbangkan suara emasnya kepada ribuan tamu undangan dan pengunjung Fantasy Island yang hadir. Lagu pertama dibawakan Menunggumu dan “Istri Saleha”. Hadir dalam pernikahan tersebut, Bupati Ogan Ilir Mawardi Yahya dan Wakil Wali Kota Palembang, H Romi Herton dan istri.(yus/jpn)