Arus Mudik, Pemudik Motor di Jalur Indramayu Mendominasi

INDERAMAYU, RIMANEWS - Suasana arus mudik di jalur Pantura, Indramayu, Jawa Barat, pada H-2 Lebaran, terus dibanjiri puluhan ribu kendaraan pemudik. Berdasarkan pantauan, Jumat (17/8/2012) pagi, pemudik sepeda motor mendominasi di jalur Pantura, Indramayu. Berdasarkan data dinas perhubungan, sekira 25 ribu sepeda motor melintas sejak dini hari tadi hingga pagi ini. Pemudik direpotkan dengan kondisi jalan rusak, seperti di Langut, Larangan, serta Maja. Pemudik harus mengurangi kecepatan dan berhati-hati menghindari jalan rusak. Akibatnya arus kendaraan merayap dengan kecepatan hanya sekira 20 km/jam. Bila terjadi kepadatan, pada siang nanti, polisi akan mengalihkan arus kendaraan pemudik ke jalur alternatif melalui Karangampel yang melewati Bangkir, Sindang, Simpang Mangga, Balongan, Karangampel, dan langsung ke Cirebon. Polisi mengimbau pemudik yang melintasi jalur Pantura Indramayu siang nanti, menggunakan jalur alternatif karena jalur itu sangat lengang.

] Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai mengerahkan bus bantuan untuk mengangkut penumpang yang mulai melonjak sejak Rabu (15/8) malam hingga Kamis dini hari.

"Bus bantuan mulai dikerahkan supaya seluruh penumpang bisa terangkut. Kalau tidak ada bus bantuan, dikhawatirkan ada penumpukan penumpang di terminal," kata Komandan Regu I Terminal Kampung Rambutan, Sumarna, mewakili kepala terminal, Dwi Basuki, di Jakarta, Kamis.

Meskipun mengerahkan bus bantuan, tetapi pengelola Terminal Kampung Rambutan belum terlihat memasukkan bus pariwisata. Bus bantuan yang dimaksud adalah bus dengan trayek Jakarta-Bandung yang diperbantukan melayani trayek Jakarta-Pangandaran dan Jakarta-Tasikmalaya.

Sumarna mengatakan penumpang bus tujuan Jakarta-Bandung relatif lebih sedikit bila dibandingkan tujuan Jakarta-Tasik. Karena itu, bus dengan trayek Jakarta-Bandung dikerahkan melayani trayek lain.

Meskipun sudah mengerahkan bus bantuan, dia mengatakan tidak bisa memaksa pemudik untuk menggunakan bus tersebut. Alasannya, seringkali penumpang bus di Kampung Rambutan sudah fanatik terhadap bus dari perusahaan otobus (PO) tertentu.

"Misalnya penumpang jurusan Jakarta-Tasik lebih memilih bus milik PO Budiman. PO tersebut memang dikenal memiliki armada dan pelayanan yang bagus," katanya.

Sumarna mengatakan PO tersebut juga memiliki armada paling banyak yang melayani tujuan Jakarta-Tasik. Menurut laporan yang diterima pengelola Terminal Kampung Rambutan, armada bus tersebut mencapai 1.500 bus.

Sedangkan bus yang menjadi favorit penumpang tujuan Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto hingga Banjarnegara adalah PO Sinar Jaya dan Dedy Jaya.

Biasanya, PO yang menjadi favorit penumpang adalah yang memiliki armada dan pelayanan yang baik, misalnya tetap memberangkatkan busnya meskipun penumpang hanya sedikit.[mam]

Kata Kunci