RIMANEWS - Wah...wah...wah...wah...wah... Begitulah teriakan warga Wamena saat bertemu seseorang ataupun kelompok masyarakat. Suara itulah yang sering terdengar saat Festival Lembah Baliem 2012 berlangsung.
Kegiatan tahunan ini melibatkan 40 distrik dari Kabupaten Jayawijaya, yang berlangsung selama tiga hari (8–11 Agustus) dan berpusat di Wosilimo,Distrik Kurulu,Jayawijaya,Papua. Festival ini menampilkan atraksi perang antarsuku, bakar batu, karapan babi, puradan (permainan melempar tombak ke arah bulatan rotan yang sedang berputar saat dilemparkan), sikoko (permainan menggunakan kayu jenis pion yang dilemparkan menuju sasaran yang sudah ditunjuk), serta lomba memainkan alat musik tradisional tiup (pikon).
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah menyelenggarakan kegiatan ini selama 23 tahun, untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya suku-suku di Lembah Baliem,Kabupaten Jayawijaya.(Juf/Sndo)