WASHINGON DC, RIMANEWS - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menggelar acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Jumat (10/8) malam. Acara ini rutin digelar pemerintahan Obama sejak ia menjadi Presiden AS.
Acara yang telah digelar untuk yang keempatkalinya itu sekaligus untuk menghormati korban penembakan di Kuil Sikh di Wisconsin. Di tengah acara, Obama sempat meminta kepada semua orang yang hadir untuk mendoakan ketenangan para korban tewas, meski berbeda keyakinan.
"Malam ini, kami semua ingin mendoakan teman-teman kami yang tewas karena penembakan di Kuil Sikh," kata Obama. Ia menambahkan, kekerasan yang dilakukan terhadap suatu keyakinan tertentu tidak dibenarkan. Penyerangan terhadap penganut agama apa pun di AS sama juga telah menyerang kebebasan seluruh warga AS.
Menurut Obama, setiap warga AS saja memiliki hak untuk memilih agamanya. Hak ini juga dimiliki oleh semua orang di dunia. [mam/lip]