Kerikil Yang Nyemplung ke Danau Ruh (EKSTASE 355)

                                     EKSTASE    355

 

 

 

kerikil yang nyemplung ke danau ruh
tak kembali lagi ke asalnya
kerikil telah mengalami difraksi sinar x
susunan atom keyakinannya
terletak pada bidang-bidang dengan jarak ketabahan dan kesabaran
maka lahirlah ekstase
yang berdifraksi (memantulkan)
cahaya keindahan dan kecantikan
seorang hamba yang tiada tara
penuh sublimasi!

                            

 

                                                         Tangerang, 29  -  09 -  2010    

                                                    

 

                                                                  EKSTASE    356

 

 

 

 

sepanjang pantai yang sunyi
kusebut-sebut namamu
seperti seorang lelaki perjaka
menelusuri pantai dan mengenang-ngenang kekasihnya
gadis ranum dengan rambut tergerai
wajah cantik tubuh gemulai
jika tak ada cinta di sana
mengapa ku selalu rindu di sini?

kaki atmosfir yang letih
ingin istirah sejenak
dalam duka dalam gembira
menjejaki pantai-pantai seperti hamparan mahsyar yang masih sunyi
kelak kekasih bertahta di situ

dengan kecamuk persoalan manusia
yang menjerit perih minta digolongkan
sebagai hamba yang taat

kujejakkan kaki ruhku
di pantai mahsyar ini
seluruh manusia tumpah ruah kini  -  di sini
ratusan trilyunan manusia dan jin
telanjang dengan berbagai rupa
diterpa sinar ultra violet
kemaluan yang panjang dan perempuan yang robek7
tertatih-tatih terinjak ribuan manusia yang tak mengerti
kemana arah tujuan hidup saat ini
orang yang dekat spektrum kekasih
seperti tawaf saja layaknya
jika tak ada suara di sana
mengapa gaungnya sampai di sini?

                                 

 

                                        Tangerang, 29  -  09  -2010  

7 . Kemaluannya ini gambaran orang yang menyimpangkan amanah (senang berzina, selingkuh, lesbian dan homoseks) dlsb.                                                                                                                 

Juftazani: Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan, Tinggal di Jakarta