SOLO, RIMANEWS - Ratusan orang dari Hizbut Tahrir Indonesia di Solo, Jawa Tengah, sambil membawa poster berisikan kecaman berdemo menentang kekerasan dan pembantaian umat muslim Rohingya di Myanmar, Ahad (5/8). Mereka menyerukan kepada pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan terhadap masyarakat Rohingnya.
Mereka juga menuntut sikap tegas dan peran aktif Pemerintah Indonesia dan PBB dalam kasus pembantaian di Rohingnya. Etnis Rohingya tidak mendapat tempat di Myanmar meski sudah menetap lama. Mereka juga tidak diakui sebagai warga Myanmar [mam/lip]