Mengapa Kalian Ulangi Kejatuhan Adam Hawa di Bawah Pohon Khuldi?
ketika sepasang insan terjerumus dalam noda besar
keduanya mengerang membuka kembali tabir kejatuhan
jiwanya kembali menjerit dan bernyanyi:
Ooh oh ..hatiku rasa pilu – aduhai… terasa pilu!
Ooh oh.. luka hatiku ini – lukaku bertambah parah!
mengapa mereka lakukan itu lagi
kejatuhan adam dan hawa di bawah pohon khuldi
belum cukupkah itu sebagai pelajaran?
terlebih si perempuan menjerit lagi
tak seorang berkata – mengapa aku berduka
cita-cita ku hanya benda – tiada bernyawa
tapi bila keduanya tak menjerit karena hati rasa pilu
hati keduanya sudah kebal karena terlalu banyak dosa
hati-hatilah terhadap perzinahanmu
setiap perzinahan membawa kepada kemunafikan
kau menginginkan kesucian
tapi perbuatanmu terus mendorong ke comberan!
kau selalu menggapai ketinggian
namun kelakuanmu menjatuhkan dirimu ke lembah kehinaan!
Tangerang, ba’da magrib (buka puasa) 26 Juni 2012
Juftazani: Bekerja Sebagai Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan. Tinggal di Jakarta
Email: juftazani@yahoo.com