Bicara tentang cinta memang tidak ada habisnya. Laiknya kita minum, selama dahaga masih ada minuman jua akan tersedia. Cinta adalah kata yang sulit didefinisikan tapi sangat peka dirasa oleh indra insaniyah manusia. Kebahagiaan akan terasa sempurna jika di dalamnya terdapat cinta. Kehidupan pun menjadi nikmat dijalani.
Dunia kasih sayang tidak melihat umur. Dari darah muda hingga buyut pun akan tetap mendambakan cinta. Seperti apa? Kalau diungkapkan dalam sebuah kata maka hal itu akan mengerdilkan makna cinta itu sendiri. Sering dibilang cinta yang didamba adalah cinta sejati namun belum juga ada kata yang secara pas mengartikan cinta sejati.
Alang-Alang Timur kali ini memberikan gambaran tentang cinta yang bernuansa romans. Cerita tak biasa akan kita temukan di buku ini. Dengan nada tulisan yang mengalir dan cerdik kita akan dituntun ke dalam dunia cinta. Betapa banyak macam rasa dalam mendapatkan nikmatnya berhubungan. Rasa cemburu, rasa posessif, rasa mengalah, rasa dendam, rasa sayang, dan banyak perasaan lainnya akan kita pertaruhkan demi mendapatkan cinta kita.
Buku Cup of Tea ini berisi 21 macam cerita pendek tentang cinta. Di mana kita akan menemukan secangkir penyejuk jiwa bagi jiwa-jiwa yang lelah dan galau dalam mengarungi kehidupan. Seperti dalam cerita pertama yang mengisahkan tentang seorang istri solehah dengan suami nakal. Sang istri mengetahui bahwa suaminya selingkuh dan berakibat pada kematian.
Namun untuk membalas rasa dendam ini ia juga melakukan selingkuh hanya karena keegoisan yang ingin dibalasnya pada sang suami. Namun akhirnya sang istri menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kemelencengan hidup (halaman 21).
Terlebih lagi penulis memberikan poin-poin penting di dalamnya. Seperti cerita ke sembilan, Impian Seorang Istri, sang suami menemukan sebuah catatan kecil yang ditulis istrinya. Setelah membaca tulisan ini, aku seperti diingatkan kembali kepada arti pernikahan yang hakiki, yaitu untuk saling mengenal dan memahami satu dengan lainnya. (halaman 119)
Tokoh aku dalam cerita ini akan menambah sense dalam menikmati cerita ini. Merasuki dunia cinta berarti kita berada dalam dunia misteri. Dunia yang penuh petualangan-petualangan yang tak terduga. Terkadang keadaan yang memaksa. Melalui buku ini kita dapat belajar banyak tentang perjalanan sebuah cinta.
Tentunya pada tiap episode cerita pendek ini, penulis menyuguhkan secangkir teh cinta guna melepas jiwa-jiwa yang sibuk dalam aktivitas keseharian. Pesan moral yang disampaikan tidak seperti orang yang menggurui. Kita akan terdiam sejenak setelah membaca di tiap episodenya. Menarik jiwa kita untuk merenungi kehidupan kita. Selamat datang di dunia cinta!
________________________________
Peresensi: Achmad Marzuki, Pegiat di Farabi Institute, Mahasiswa IAIN Walisongo Semarang
Judul : Cup Of Tea, Secangkir Teh Penyejuk Jiwa yang Lelah
Penulis : Alang-Alang Timur
Penerbit: Diva Press
Tahun : I, November 2011
Tebal : 232 halaman