Rhoma: Saya Hanya Berdakwah, Bukan Jurkam Fauzi Bowo

JAKARTA, RIMANEWS-Pedangdut Rhoma Irama membantah tudingan dia sengaja menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan untuk mengarahkan warga Jakarta memilih pasangan Foke-Nara dalam pemilihan Gubernur DKI putaran kedua, 20 September nanti.

"Saya hanya berdakwah dalam artian membina umat. Tidak ada pengarahan apa pun kepada saya." Ketika khotbah, dia merasa tak menyudutkan salah satu pasangan calon gubernur DKI Jakarta dan tak ada atribut kampanye. "Ini semangat keterbukaan, supaya pemilu adil dan transparan, demokratis, tidak membeli kucing dalam karung," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rhoma mengklarifikasi pemberitaan yang beredar di media-media. "Tidak benar itu, saya bukan juru kampanye Fauzi Bowo," ujarnya. Dalam dakwahya, dia menegaskan tak menerima sepeser pun uang dari tim kampanye Fauzi Bowo.

Panwaslu DKI Jakarta mengaku memiliki bukti video rekaman saat Rhoma memberi ceramah dari seorang jemaah yang melaporkan kejadian itu ke panwaslu. "Kami sudah punya videonya, durasi tujuh menit, akan kami jadikan barang bukti," kata Ramdansyah.

Berdasar bukti tersebut, Rhoma dianggap berpotensi melanggar sejumlah pasal dalam Undang-Undang Pilkada. "Akan kami lengkapi dengan memanggil sejumlah saksi," ujarnya. Panwaslu hanya memiliki waktu 14 hari sejak kejadian untuk merampungkan perkara ini.[ach/tmp]