Misbakhun Tak Punya Niat Tinggalkan PKS

JAKARTA, RIMANEWS - Misbakhun merasa bersyukur atas kebebasannya pasca Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali dalam kasus pemalsuan dokumen PT Selalang Prima International miliknya untuk mendapat kredit USD22,5 juta dollar AS dari Bank Century.
 
"Saya ingin kemenangan ini  menjadi insprasi bagi yang pernah diperlakukan tidak adil oleh penguasa untuk tidak putus asa untuk memperjuangkan keadilan," kata Misbakhun usai acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).

Misbakhun mengaku, secara pribadi dirinya tidak ingin melawan penguasa yang telah menjebloskannya ke penjara. "Saya tidak ada persoalan, ini soal pemerintahan, bagaimana pemerintahan  dijalankan, bagaimana menjadi pemimpin kemudian harus membungkam rasa kritis yang melakukan kritik dengan melakukan kriminalisasi," jelasnya.

Selain itu, dia juga sudah memaafkan penguasa yang telah melakukan kriminalisasi terhadap dirinya, "Saya tidak punya dendam saya sudah memaafkan semuanya," tambahnya.

Menyoal akan kembali ke DPR setelah dapatkan putusan bebas dari Mahkamah Konstitusi, Misbakhun menyatakan dirinya menyerahkan pada Dewan Pimpinan Pusat PKS. "Setelah dibebaskan dari semua dakwaan, saya hanya ingin kembalikan nama baik, direhabilitasi, soal kembali ke DPR apapun putusan partai saya ikuti," terangnya.

"Saya Merasa tidak dibuang, dengan kasus ini  saya merasa diangkat dearajatnya,"

Dirinya mengaku mengambil hikmah dari apa yang dialaminya, "ini sebuah fase yang harus dijalani," sambungnya."Kalau PKS tidak merehabilitasi, saya akan menerima, dan nanti saya akan pertimbangkan posisi harus bagaimana dan itu menjadi konsen saya," jelasnya.

Menyoal dirinya akan pindah partai, Misbakhun belum berpikir sejauh itu, "Saya belum terpikir, saya konsentrasi terhadap putusan MA itu diterima, kemudian dalam waktu dekat masalah ini menjadi terang," ujarnya.[ian/oke]