JAKARTA,RIMANEWS-Meneg BUMN Dahlan Iskan soal mobil listrik dianggap one man show, cari populer dan selalu unjuk gigi. Nah, Mendikbud Muhammad Nuh meminta semua pihak terkait pengembangan mobil listrik nasional untuk berkoordinasi satu sama lain agar pengembangan industri otomotif nasional dapat fokus, sinergis dan komprehensif.
Dahlan memang paling ngotot unjuk gigi mobil listrik, semua media miliknya genjot pamor Dahlan soal mobil listrik, sudah berlebihan, Lebay.
"Tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Jangan ada yang 'one man show'. Demikian juga BUMN tidak boleh jalan sendiri, semuanya harus bersinergi," kata Nuh, di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (23/07/2012) seperti dikutip Antara.
Menurut Nuh, dalam rapat dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk pengembangan mobil listrik nasional disepakati pembentukan Pusat Pengembangan Teknologi dan Industri Otomotif (PPTI-O) yang bertugas mengintegrasikan dan mensinergikan sumber daya yang ada, temasuk pengembangan secara sistemik dan berkelanjutan.
Ia melanjutkan, pembahasan soal mobil listrik tersebut sudah memasuki kali ketiga setelah sebelumnya Presiden RI memanggil para rektor perguruan tinggi, dan pada sidang kabinet di Jogjakarta.
"Kemendikbud tugasnya melakukan penguatan riset dan pengembangan, dengan melibatkan UI, ITB, UGM, ITS, UNS dan Politeknik Manufaktur Bandung. Untuk itu Kemendikbud juga akan melibatkan Kemenristek (BPPT dan LIPI) dan Kementerian BUMN seperti PT Industri Kerta Api (INKA), PT Dirgantara Indonesia, PT PIndad, dan Lembaga Elektronika Nasional (LEN)," ujar Nuh.
Perguruan tinggi dan lembaga riset siap berperan sebagai "center of excellence" dalam pengembangan teknologi dan "design engineering" industri otomotif nasional.
"Untuk mengembangkan mobil listrik nasional tersebut, semuanya kita ajak supaya benar-benar efektif," tegasnya.
Nuh menambahkan, sesungguhnya sejumlah perguruan tinggi sudah memiliki basis mobil listrik tinggal pengembangannya saja.
"Saatnya sekarang bagaimana mengintegrasikan potensi-potensi tersebut dijadikan menjadi satu sebagai satu kekuatan besar dalam menciptakan mobil listrik yang dapat diproduksi dan diterima secara massal," tegas Nuh.