Oleh Nanang Qosim*
Sebuah kenyataan bahwa dimata sejarah golongan terpelajar “Mahasiswa” menjadi pendorong atas perubahan bangsa Indonesia. Dan harus kita akui negara kita menjadi masyarakat yang lebih maju seperti sekarang ini, juga tidak bisa dilepaskan dari peranan mahasiswa terdahulu.
Namun sayang apa yang dilakukan mahasiswa saat ini tidaklah sama apa yang dilakukan mahasiswa dahulu yang mampu mengoyahkan dan memerjuangkan sumber daya di beberapa kotan dan pedesaan, sekaligus membentuk masyarakat yang cerdas dan pandai..
Sekarang ini mahasiswa seperti kebanyakan yang lain, yang hanya “pasif”,. Tentu hal semacam itu peran mahasiswa malah menunjukkan ketidak mampuan diri dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara.
Peran mahasiswa sekarang inilah yang bisa dikatakan sedang mengalami degradasi. Beda dengan dulu, dimana mahasiswa dulu sering menunjukkan pengorbanan jiwa dan raganya bahkan darah mereka untuk membangun masyarakat yang bermartabat dan unggul.
Dan sudah semestinya dari apa yang diperbuat oleh para mahasiswa dahulu seharusnya perlu dijadikan stimulus bagi mahasiswa sekarang dengan menunjukkan eksistensinya sebagai mahasiswa yang dikenal sebagai pionir atau perintis, yang memiliki visi di dalam membangun sumber daya di kehidupan masyarakat Indonesia.
Tumbuhkan kepedulian
Oleh karena itu mahasiswa sekarang harus bisa menunjukkan eksistensinya sebagai pemberdaya yang bisa dan bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di masyarakat sekelilingnya, demikian juga mahasiswa harus mampu menjadi panutan ataupun teladan bagi masyarakatnya.
Walaupun kita ketahui bahwa tidak semua mahasiswa bisa memberikan apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa, namun seyogjanya peran utama mahasiswa yang menjadi referensi dan acuan di dalam Tridarma Perguruan Tinggi perlu di implementasikan oleh mahasiswa yaitu menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakatnya melalui riset/penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaran ilmiahnya dan mahasiswa juga harus bisa memecahkan problem solver atas masalah-masalah sosial yang ada di sekelilingnya.
Pun, identitas mahasiswa harus kita kembalikan pada idealnya sebagai mahasiswa yang memiliki rasa penuh tanggung jawab, mempunyai sifat kemadirian, serta berwawasan luas. Oleh karena itu mahasiswa perlu peduli untuk memenuhi takdirnya sebagai agent of change. Dimana mahasiswa harus mampu membawa kehidupan masyarakat yang lebih baik dari pada sekarang.
Tentunya, wahai mahasiswa !!, masyarakat kini membutuhkan eksistensimu, membutuhkan ide-ide cemerlangmu, membutuhkan kepekaan sosialmu untuk bergerak menyelesaikan masalah, butuh bukti, bukan hanya janji. Bangsa ini juga berharap bahwa kau adalah mahasiswa yang mempunyai term orientation, Sekaligus yang memiliki pandangan ke depan akan kehidupan lebih maaju dari hari ini menuju esok yang lebih bagus.
___________________________________
* Peneliti di Lembaga Pers Mahasiswa Edukasi IAIN Walisongo Semarang