IHSG Diprediksi akan Tergerus 'Profit Taking'

JAKARTA, RIMANEWS-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Senin (23/7/2012), diprediksi akan melemah akibat adanya aksi ambil untung (profit taking).

Managing Research PT Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, aksi ambil untung masih akan mewarnai bursa saham. Hal itu dapat membuat IHSG kembali melemah. IHSG diprediksikan berada di level support 4.048-4.058 dan resistance 4.096-4.112. "Sentimen positif yang ada mulai terganggu dengan beredarnya kabar negatif dari Eropa. Untuk itu, pelaku pasar perlu mewaspadai bila aksi profit taking masih berlanjut," tambah Reza, Minggu (22/7/2012).

Sementara itu, Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan, pelaku pasar seharusnya waspada terhadap potensi kecewa karena ekspektasi hasil stimulus The Fed. IHSG pun berpotensi koreksi ke level 4.020. Selain itu, pilihan saham pun menjadi lebih selektif seperti properti dan konsumen dapat menjadi pilihan. "Bila koreksi berlanjut pelaku pasar dapat melakukan buy on weakness," kata Yuganur seperti dikutip dari situs PT HD Capital Tbk.

Yuganur menambahkan, IHSG berada di level support 4.020-3.940-3.880 dan level resistance 4.125-4.250. Untuk rekomendasi saham pada perdagangan saham Senin (23/7/2012), Yuganur merekomendasikan saham PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN), saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), saham PT Astra Internasional Tbk (ASII), dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO). "Saya merekomendasikan buy untuk saham tersebut," tutur Yuganur.

Reza merekomendasikan saham yang dapat dicermati pada perdagangan saham Senin ini antara lain saham PT Indomobil Tbk (IMAS) dengan level support Rp7.150-Rp7.300 dan level resistance Rp7.550-Rp7.650 dengan target price Rp7.550, saham PT Mayora Tbk (MYOR) dengan level support Rp21.450-Rp21.750 dan level resistance Rp22.250-Rp22.650 dengan target price Rp22.150.

Selain itu, saham lain yang dapat dicermati seperti saham PT Unilever Tbk (UNVR) dengan level support Rp22.400-Rp22.700 dan level resistance Rp23.500-Rp24.100 dengan target price Rp23.250, saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan level support Rp1.570-Rp1.590 dan level resistance Rp1.620-Rp1.630 dengan target price Rp1.630.

"Saham lain yang dapat diperhatikan seperti BWPT,ICBP,KLBF,SSIA,JSMR,AKRA, dan MAPI," tutur Reza.[Ach/Inl]

Kata Kunci