Laut Tak Berprahara! (EKSTASE 328)

                                             EKSTASE    328

 

 

 

 

laut tak berprahara
riak gelombang perlahan
mengulurkan lidah zikirnya
ingin kuberlari ke pantai-pantai sunyi
menarikan perjalanan hamba yang dicintai
menuju 'arsynya 
menyanyikan lagu abadi

langit tak bercahaya
awan dan angin tak bergerak
mati seperti batu
para malaikat sibuk turun dari pintu langit yang menganga
para pengembara bernyanyi sepanjang jalan kenangan
berlari dan menari, bernyanyi dan bersenandung
tentang harihari yang telah lalu
menapaktilasi jalan para kekasih
lantai langit  bergemuruh
begitu keningkening pengembara sujud
riuh suara memuji kekasih abadi
dalam sunyi.
           

 

 

 

                                                   Tangerang,  09  12   09
             

 

 

 

Juftazani: Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan, Tinggal di Jakarta