DAMASKUS, RIMANEWS - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Ali Akbar Salehi, mengutuk ledakan teroris yang didukung asing di markas Dewan Keamanan Nasional Suriah di Damaskus. Menteri Pertahanan Suriah, Dawoud Rajiha, dan wakilnya, Assef Shawkat, serta Deputi Wakil Presiden Suriah, Hassan Turkmani, tewas dalam serangan teroris, Rabu itu.
Salehi membuat pernyataan dalam percakapan telepon dengan timpalannya Menlu Suriah, Walid al-Mualem, Kamis.
Salehi juga menyatakan simpati dari pemerintah dan bangsa Iran kepada bangsa dan pemerintah Suriah mengenai insiden pembunuhan yang menyedihkan atas menteri pertahanan Suriah, wakilnya dan sejumlah pejabat tinggi keamanan Suriah.
Kepala Biro Keamanan Nasional Suriah, Jenderal Hisyam Ikhtiyar, dan Menteri Dalam Negeri, Mayor Jenderal Mohammad Ibrahim al-Sha, juga terluka dalam serangan bom di markas besar Biro Keamanan Nasional di Ibu kota Damaskus.
Sementara itu Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, mendesak Dewan Keamanan PBB turut "memikul tanggung jawab" dalam penyelesaian konflik di Suriah.
Desakan itu dikeluarkan Ban menjelang pemungutan suara di Dewan Keamanan pada Kamis mengenai kemungkinan sanksi bagi pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
"Waktu sangat penting. Rakyat Suriah telah menderita terlalu lama. Pertumpahan darah harus segera berakhir sekarang," kata Ban dalam satu pernyataan di kantornya, bertepatan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh para utusan khusus PBB untuk menyelesaikan rincian akhir dari resolusi untuk Suriah menjelang pemungutan suara. [mam/ant]