JAKARTA, RIMANEWS-Pergerakan Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (19/7/2012) masih berpotensi melanjutkan penguatan di kisaran 4.005-4.090. Demikian dikatkaan analis saham AM Capital, Andre Mahardika, kemarin.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup pada level 4081.635, naik 0.963 points (+0.02%), dengan value transaksi sebesar 3.8 trilyun, untuk investor asing net buy sebesar Rp321 miliar.
Untuk tekanan beli yang masih mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya (17 Juli 2012). Sedangkan, untuk tekanan jual IHSG masih mengalami Penurunan jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya (17 Juli 2012). Dari data tersebut, IHSG hari ini masih akan bergerak bullish terbatas di kisaran 4.085.
IHSG juga berpotensi terjadi koreksi terbatas jika tidak berhasil menembus 4085. "Dari analisa teknikal IHSG, saya menyimpulkan bahwa pada perdagangan selanjutnya IHSG berpotensi koreksi wajar dulu," katanya.
Andre merekomendasikan saham PTBA dengan area beli di 15.250-15.400 dengan area jual di 17.050. Untuk stop profit di 16.100 bila tidak terjual di level 17.050 dengan stoploss di 14.900.
Saham PTBA secara teknikal mengkonfirmasi potensi bullish jangka pendek dan juga jangka menengah. Selain itu saham PTBA juga mengkonfirmasi trend tekanan beli yang lebih besar dari tekanan jual yang mengindikasikan saham PTBA berpotensi bullish dengan koreksi terbatas.
Sedangkan pengamat pasar modal, Jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham BMRI dan saham UNTR. Untuk saham BMRI menguat lagi untuk menguji resisten kuatnya di level 7.400 yang terbentuk sejak tahun 2011. Jika level ini mampu ditembus, BMRI berpeluang besar untuk mengakhiri konsolidasi panjangnya dan menguat menuju target awal di 7.950 dengan minor target 7600.
Kemampuan BMRI menembus 7950 akan membawa saham ini menuju 8.800. MACD yang telah Golden Cross menunjukkan saham ini kembali bergerak positif. Untuk stoploss di 6.950.
Sementara saham UNTR saat ini sedang menguji Down Trend Resist Line di 22.650. Jika level ini mampu dilampaui, UNTR berpeluang mengakhiri tren turunnya dan menguat menuju target penguatan awal di 26.000 dengan minor target 24800. Jika level 26.000 dapat dilampaui, target selanjutnya adalah 27.200. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini bergerak positif. Saham UNTR disarankan beli jika tembus di 22.650 dengan stoploss di 21.450.[ach/Inl]