Hujan, Menangisi Penderitaanmu Manusia! (EKSTASE 319)

                                    EKSTASE    319

 

 

hujan!
air mata dunia yang tersisa
menangisi penderitaanmu manusia
karena bebanmu memang berat

luh!           
siapa yang berwudu di danau ruh
cinta dan kesetiaan
suara keindahan
bergetar abadi dalam jantungmu

barzakh!
kembalilah dengan gairah
pada lukisan noktah
kejadian yang kita
tanggungkan dengan susah payah

jika kita mampu mengikuti titah
secepat kilatpun kita tercipta
tapi kehancuran begitu cepat merampas
dan kita perlu proses
agar kita betah dalam madah
yang indah!

        Tangerang  05  12   09  

Juftazani: Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan, Tinggal di Jakarta

                                          EKSTASE    320

 

perahu layar yang menari
mengitari orbit keindahan allah
azan juga menari
bernyanyi
sujud pada laut keheningan  
seperti ruh menari dan melagukan tembang abadi
di bukit purgatorio

jiwa yang sunyi
mengitari orbit 'arsy allah
ikan juga menari
bernyanyi
sujud di kedalaman laut
seperti malaikat menari dan menyanyikan nyanyian cinta
di kursinya
sebotol anggur telah ditenggak dengan keharuman ruhnya
dan kakikaki itu melangkah
seiring ayatayat itu bergerak menari dan bernyanyi:
                 "senantiasa bertasbih kepada allah
                  apa yang ada di langit dan apa yang di
                  bumi.              
                  raja yang suci,
                  yang  perkasa lagi bijaksana
". *1

            Tangerang, 09 12  09

*(QS. 62:1)

Juftazani: Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan, Tinggal di Jakarta