IHSG Dibuka Melemah, Seiring dengan Rupiah

RIMANEWS  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12/7) dibuka melemah seiring dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

IHSG BEI dibuka turun 5,97 poin atau 0,15 persen ke posisi 4.013,16. Sedangkan nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah delapan poin menjadi Rp9.458 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.450 per dolar AS.

Pengamat pasar dari Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan, menilik potensi inflasi yang masih cukup rendah, BI rate mempunyai ruang turun 25 bps hingga akhir tahun.

Namun, lanjut dia, dengan kerentanan rupiah terhadap dolar AS saat ini kami juga perkirakan BI rate masih bisa bertahan di 5,75%.

"Nilai tukar rupiah tampaknya masih bergerak di kisaran stabil," kata dia.

Analis dari dari Milenium Danatama Sekuritas Abidin menambahkan, belum adanya sentimen baru akan mendorong mata uang domestik terhadap dolar AS kembali melemah meski masih dalam kisaran yang terbatas.

Ia mengatakan, pelemahan nilai tukar dalam negeri juga dipicu dari masih berlanjutnya kecemasan atas tidak adanya langkah dari pembuat kebijakan di Uni Eropa (UE).

Kondisi itu, lanjut dia, tertundanya keputusan Mahkamah Konstitusi Jerman terkait ratifikasi dana "bailout" negara kawasan Euro menambah sentimen negatif di pasar uang.

"Kalangan analis menilai setiap kenaikan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia bisa mendorong kekhawatiran di pasar," kata dia.(yus/MI)

Kata Kunci