Kalian Menafsirkannya Dengan Kemarahan dan Kebencian! (EKSTASE 302)

                                                            EKSTASE    302

 

 

 

sejak ruhmu minta dikafani dengan doa dan kesabaran
aku sering merenung sendiri
bulan tak memancarkan sinar ke bumi
ia menyerap cahaya dari dunia
dan mengantarkannya ke matahari

perigi-perigi, danau dan sungai
jadi racun yang tak menerima permohonan
ruh yang kehausan
gunung-gunung es, gletser, salju dan air beku
telah lama mengerti kegerahan ruh
lalu mencairkan diri, mengantarkan bergunung-gunung
bongkahan es
ke lautan lepas

sejak hutan-hutan telah meranggas dan musnah
ditelan nafs yang gila
banjir bandang, gempa tektonik dan vulkanik
mengirim isyarat dan sinyal ketuhanan yang bergetar
gerinda yang berpendar antara bencana dan prahara
tatapan lembut penguasa semesta berkedip lemah:
"semua itu getar cintaku
 bagi kalian peristiwa dahsyat yang menggoncangkan
 menafsirkannya
 dengan kemarahan dan kebencian!"

                

                                                 Tangerang, 27 11 09

 

 

Juftazani: Editor, Penyair dan Aktifis Keagamaan, Tinggal di Jakarta