Wuih, Pandeglang akan Segera Miliki Bandara

JAKARTA, RIMANEWS-Pemerintah, sampai dengan tahun 2017, berencana memiliki empat bandar udara (bandara) baru di Indonesia. Investasi yang dibutuhkan guna mewujudkan mimpi tersebut adalah sebesar US$1,354 miliar.

Keempat bandara tersebut masuk dalam buku proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) atau Public Private Partnership (PPP) yang ditawarkan kepada investor pada tahun ini. Dalam Buku panduan proyek KPS 2012 yang diterima VIVAnews, hanya satu proyek bandara yang tercantum  menjadi prioritas pemerintah tahun ini. Ketiga bandara lainnya masuk dalam proyek potensial yang bisa diwujudkan pemerintah sampai dengan 2017.

Salah satu proyek yang akan dibangun yaitu bandara di Banten selatan yang terletak di kabupaten Pandeglang. Persiapan proyek tersebut telah dilakukan mulai tahun 2011, hal tersebutlah yang membuat bandara ini menjadi pioritas.

Pemerintah setempat beralasan bahwa pembangunan bandara ini dilakukan guna memicu peningkatan wisatawan di daerah tersebut, khususnya di wisata Taman Nasional Ujung Kulon. Pemerintah memproyeksikan dapat menarik 12 juta pengguna transportasi udara khususnya penumpang domestik masuk ke bandara ini pada 2020.

Proyek ini diperkirakan menyedot dana sebesar US$214 juta ini, diperkirakan akan mulai dibangun pada 2014 dan akan mulai beroperasi pada 2016. Pada tahun ini pemerintah berharap sudah dapat melakukan proses tender, sehingga tahun 2013 sudah tandatangan kontrak dengan pengembang dan permasalahan tanah telah selesai.

Pemda setempat juga menegaskan akan menjamin ketersediaan lahan proyek tersebut. Agar pembangunan terminal udara tersebut dapat selesai sesuai dengan yang ditargetkan pada 2015 dan mulai beroperasi satu tahun kemudian.[ach/viva]