Dividen Semen Gresik Rp331 Per Lembar Saham

JAKARTA, RIMANEWS-PT Semen Gresik Tbk (SMGR) akan membagikan dividen senilai Rp1,96 triliun atau setara dengan Rp331 per lembar saham. Nilai itu sebesar 50% dari laba bersih tahun 2011.

"Pemegang saham membagikan dividen 50% dari laba bersih tahun buku 2011 sebesar Rp3,93 triliun," kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto dalam paparan publik perseroan di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (26/6).

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) juga, lanjut Dwi, menyetujui penetapan dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) 2012 sebesar 1% atau Rp39,25 miliar untuk program kemitraan. Adapun untuk program bina lingkungan sebesar Rp19,63 miliar atau 0,5%.

Sepanjang 2011 lalu, Semen Gresik berhasil mencatatkan kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 8% menjadi Rp3,92 triliun dari tahun sebelumnya Rp3,63 triliun. Selain itu, pendapatan juga naik menjadi Rp16,37 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp14,34 triliun.

Dipaparkan Dwi, beban pokok pendapatan perseroan naik menjadi Rp8,89 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp7,53 triliun. Adapun laba kotor perseroan naik menjadi Rp7,48 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp6,81 triliun.

Kemudian, laba usaha naik menjadi Rp4,89 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp4,50 triliun. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk naik menjadi Rp662 pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp613. Sedangkan ekuitas perseroan naik dari Rp12,13 triliun pada 2010 menjadi Rp14,61 triliun. Serta Aset perseroan naik menjadi Rp19,66 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp15,56 triliun.

Kewajiban perseroan naik menjadi Rp5,04 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp3,42 triliun. Ekuitas perseroan naik dari Rp12,13 triliun pada 2010 menjadi Rp14,61 triliun. Aset perseroan naik menjadi Rp19,66 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp15,56 triliun. Kas dan setara kas turun menjadi Rp3,37 triliun pada 2010 dari tahun sebelumnya Rp3,66 triliun.

Pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) memutuskan untuk menyetujui pembangunan pabrik semen baru SGG-III di Sumatra dan SSG-IV di Jawa. Kapasitas pabrik itu masing-masing tiga juta ton semen per tahun dan penjaminan aset dalam rangka pembiayaan pembangunan pabrik semen itu.

"Juga disepakati perubahan jajaran direksi dan komisaris. Pak Mahendra Siregar menjadi Komisaris Utama," ungkapnya.[ach/MI]