RIMANEWS-Hal Serudin, Corporate Communications Manager Asia Pasifik Rolls-Royce menjelaskan bahwa satu proses produksi mobil Rolls Royce membutuhkan sekitar 4-9 bulan . "Untuk 60 teknisi kami membutuhkan waktu dari 4 sampai 9 bulan, tergantung pesanan saja." Jelasnya.
Ia berujar bahwa lamanya proses pembuatan Rolls - Royce diakibatkan oleh proses pembuatannya yang tidak segampang mobil lainnya. Sebab semuanya di buat melalui buatan tangan (hand made) yang mengikuti selera pembeli.
Selera itu bermacam-macam, baik melalui desain interior yang meliputi beragam kemauan seperti penambahan wastafel untuk tempat anduk di dalam mobil ataupun pesanan warna khusus untuk design interior maupun fasilitas hiburan lainnya. Jadi satu design tidak akan dipakai oleh pembeli Rolls Royce lainnya karena sifatnya yg ekslusif.
"Kami menjamin bahwa satu mobil Rolls - Royce tidak akan sama dengan design mobil Rolls - Royce lainnya," ujarnya.
Berdasarkan asumsi itulah ia tidak mau menargetkan jumlah penjualan Rolls Roycle di indonesia ataupun di dunia." Kami tidak memasang target sebab produk kami ini kebanyakan ya buat kolektor saja," jelasnya.
Keekslusifan Roll Royce nampak dari masih minimnya market share Rolls-Royce terhadap penjualan mobil di seluruh dunia. Data 2012 terungkap bahwa penjualan Roll Roycle hanya mencapai 3.538 unit penjualan dari total penjualan 70 juta unit mobil di dunia di 2011.[ach/trib/warkot]