Dina Menduga Uang di Kongres Demokrat dari Hambalang atau Uang Negara

JAKARTA- Anas Urbaingrum terpojok oleh pernyataan Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Minahasa, Diana Maringka. Pasalnya, Dina  secara tidak langsung mengatakan bahwa uang pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat berasal dari proyek pembangunan sport center di Hambalang, Jawa Barat.  

"Dari awal aku tidak tahu benar itu uang dari proyek Hambalang. Jika dari awal saya tahu, saya tidak akan terima uang itu," kata Diana Marinka usai menyampaikan bukti tambahan ke kantor KPK, Jakarta, Senin (18/6) sore.  

Diana mengaku menerima uang pemenangan Anas waktu Kongres Partai Demokrat awal tahun 2010 total sebesar 7.000 dolar Amerika. Sebab, mengira uang tersebut berasal dari sponsor dan bukan dari uang negara.  

Bahkan, Diana berani digantung di sebuah menara di Menado jika dia berbohong mengenai kesaksiannya seputar uang yang diterima untuk memenangkan Anas Urbaningrum.  

Sebelumnya, Diana memang pernah menjalani pemeriksaan terkait Hambalang di KPK. Ketika itu, dia mengatakan bahwa dirinya ditanya oleh penyidik KPK seputar uang yang diterimanya saat Kongres Partai Demokrat berlangsung pada awal 2010 silam di Bandung.  

"Ditanya seputar pembagian uang di Kongres Demokrat di Bandung tahun 2010 lalu," kata Diana sebelum meninggalkan kantor KPK, Jakarta, Jumat (25/5).  

Menurut Diana, dia sendiri menerima 7.000 dolar Amerika dan juga Rp 30 juta saat Kongres Partai Demokrat yang diadakan di Bandung pada Bulan Mei 2010 silam. Di mana, dibagikan ke PAC-PAC di bawah DPC yang bertujuan untuk kemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat periode tahun 2010-2014.  

Seperti diektahui, Diana Maringka merupakan mantan Ketua DPC Minahasa Tenggara. Dia adalah salah satu Ketua DPC yang sempat mengakui adanya politik uang dalam pemilihan kongres Pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat tahun 2010 lalu.  

Bahkan, dia menyebut ada anggota DPR RI yang masuk dalam tim sukses Anas Urbaningrum turut membagikan sejumlah uang kepada para awak PD dari Sulawesi Utara (Sulut). Dengan tujuan, memilih Anas Urbaningrum dalam kongres. [RM/suara pembaruan/ANT)