1 Juta Ton Beras Thailand Ditawarkan ke Indonesia

BANGKOK, RIMANEWS - Thailand berharap bisa menjual 1 juta ton beras ke Indonesia. Delegasi Thailand yang dipimpin Menteri Perdagangan akan bernegosiasi dengan pemerintah Indonesia pekan ini. Pakin Sommit, penasihat Menteri Perdagangan Boonsong Teriyapirom, mengatakan Menteri akan bertemu dengan Direktur Utama Bulog, Sutarto Aliomeso.

Sebelumnya ada nota kesepahaman yang disepakati kedua negara yang isinya tentang komitmen Thailand untuk memasok 1 juta ton beras ke Indonesia.

Thailand akan menawarkan penjualan beras putih kualitas 5 persen dari skema kredit pemerintah untuk tanaman utama musim 2011-2012 di bawah kesepakatan antar-pemerintah. Tujuannya untuk menjual pada harga mendekati perjanjian, sejalan dengan kebijakan Kementerian Perdagangan untuk memposisikan harga beras Thailand sebagai produk berkualitas tinggi dan penentuan harga beras dunia.

Pemerintah membayar 15 ribu baht (US$ 476,8) untuk satu ton padi dengan kelembapban 15 persen dan 20 ribu baht (US$ 635,7) untuk padi Hom Mali. Berdasarkan harga pembelian tersebut, biaya untuk satu ton beras harus sekitar 22,7 ribu baht (US$ 722,3).

Presiden Asosiasi Eksportir Beras, Korbsook Lamsuri, mengatakan dia menyetujui langkah pemerintah untuk bergerak dan menjual beras di bawah kesepakatan antar-negara.

Bagaimana pun, dia mengingatkan agar pemerintah teliti dalam pengiriman dan kualitas beras untuk menghindari terulangnya masalah Siam India Co yang tidak bisa mengirim beras tepat waktu. "Tren ekspor beras pada paruh kedua akan sepi, sehingga sektor swasta menaruh harapan pada kesepakatan antar-pemerintah. Seperti yang diperkirakan, ekspor beras Thailand akan menurun bulan ini karena tingginya harga beras Thailand," kata Korbsook seperti dikutip Bangkok Post, Senin, 18 Juni 2012.

Harga beras putih Thailand kualitas 5 persen sebesar US$ 600 per ton karena melemahnya mata uang baht. Sementara harga beras Vietnam US$ 410 ton. Adapun beras India dijual US$ 420 dan US$ 550 per ton. Harga beras stabil karena tingginya pasokan dari Vietnam.

Pada empat bulan pertama tahun ini Thailand mengapalkan 2,24 juta ton beras, turun 43,6 persen dibandingkan tahun lalu. Nilai ekspor hanya 46 miliar baht, turun 32,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada 8 Juni ekspor beras Thailand sudah mencapai 3 juta ton.(yus/tmp)