Hasil Pemilu Yunani akan Pengaruhi Pergerakan Indeks Hari Ini

JAKARTA, RIMANEWS-Pada perdagangan saham Senin (18/6/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mixed . Hasil pemilu ulang Yunani akan menjadi sentimen utama pergerakan indeks saham.

"Pada perdagangan saham Senin (18/6/) secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak mixed di kisaran 3.790-3.840," ujar Analis PT Sinarmas Sekuritas James Wahjudi, Minggu (17/6/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil pemilu ulang di Yunani yang bertujuan untuk pembentukan pemerintahan baru, dan mengenai kelangsungan Yunani berada di zona Euro akan menjadi sentimen pergerakan indeks saham. Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yaitu data produksi industri dan tingkat kepercayaan konsumen juga akan memberikan sentimen.

Sementara itu, Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo mengatakan, reaksi pasar terhadap hasil pemilu Yunani menjadi sentimen utama pada perdagangan saham Senin (18/6/2012). Ada sinyal penutupan indeks Dow Jones positif pada akhir pekan lalu diharapkan dapat memberikan sentimen positif untuk indeks saham. Satrio memperkirakan indeks saham akan berada di level support 3.790 dan level resistance 3.840.

Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko memprediksikan IHSG akan melemah. Meskipun regional cukup hijau, namun melemahnya Rupiah membuat IHSG tidak dapat melanjutkan kenaikan di atas resistance 3.830 sehingga momentum penurunan masih berat ke bawah. IHSG diperkirakan di level support 3.710-3.650-3.550 dan level resistance 3.925-4.010-4.100.

Untuk saham yang dapat dicermati pada perdagangan saham Senin (18/6/2012), James mengatakan, saham yang dapat diperhatikan antara lain saham PT Indotambang Raya Megah Tbk (ITMG), saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sementara itu, Yuganur merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), saham PT Bukit Sentul Tbk (BKSL), saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Sedangkan Satrio menyarankan, pelaku pasar dapat mencermati sektor saham konsumsi, ritel dan jalan tol.[ach/inl]

Kata Kunci