Megawati Jangan Maju 2014 Sebab Pasti Kalah dan 'Wirang', Mega Jangan Mau Ditipu Survei

JAKARTA- Megawati sebaiknya tidak maju lagi meski survai berbagai lembaga menunjukkan ia masih di atas, sebab rakyat tidak akan mau memilih Mega. Jadi, Megawati jangan mau ditipu survei yang menjerumuskannya agar maju lagi. Megawati pasti kalah lagi kalau maju capres 2014, jadi jangan perdulikan survei yang menyesatkan itu.

''Jangan sampai Megawati maju 2014, karena  bakal kalah  dan layu dan wirang (malu), tahu dirilah,'' kata Fikriyah Rasyidi, seorang aktivis UIN Bandung, Minggu.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memperoleh raihan dukungan tertinggi untuk kandidat Capres 2014 dengan perolehan dukungan 18,3 persen. Tempat kedua dan ketiga, masing-masing Prabowo Subianto (18 persen) dan Aburizal Bakrie (17,5 persen). Demikian hasil laporan hasil Survey Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

"Hal ini memang tidak terlepas dari kepopuleran Ibu Megawati sebagai mantan Presiden dan juga mantan Capres beberapa kali. Selain itu, karena ketokohan beliau tentunya," ujar peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam keterangan persnya di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (17/6).

Selain Mega, yang menjadi catatan signifikan dkungan raihan Capres adalah sosok Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. "Dia dipandang masyarakat tegas, persis menjadi antitesis SBY yang lamban dan tidak tegas. Masyarakat melihat itu," lanjut Adjie.

Lalu, Ical, menurut temuan LSI, didukung karena program UKM yang masuk hingga ke desa-desa. "Bahwa Lapindo masih menjadi catatan untuk Ical iya," tukas Adjie.

LSI melakukan survei di 33 provinsi dengan 1.200 responden pada kurun waktu 2-11 Juni 2012 melalui metode wawancara tatap muka. Pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah siapa Capres yang akan anda pilih kalau Pilpres dilakukan saat ini.[ach/MI]