CILEGON, RIMANEWS-Antrean truk ekspedisi yang hendak menuju Pulau Sumatera di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, mencapai enam kilometer.
Pantauan, Minggu (17/6), ribuan truk ekspedisi memadati ruas jalan Cikuasa Atas hingga Dermaga Merak sepanjang enam kilometer.
Antrean truk tersebut akibat meningkatnya volume kendaraan juga minimnya kapal roro yang beroperasi.
Selain itu, juga belum dioperasikannya Dermaga II Pelabuhan Merak.
"Kami terjebak antrean sejak siang hingga kini belum menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung," kata Nurdin, seorang sopir truk tujuan Jambi.
Ia mengatakan, dirinya hingga kini masih berada di Jalan Cikuasa Atas dan belum sampai Dermaga Merak.
Kemungkinan ia bisa menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pagi hari.
"Kami berharap antrean kendaraan ini bisa segera diatasi, sehingga tidak merugikan pengemudi angkutan," katanya.
Rohman, sopir ekspedisi mengaku dirinya sejak siang hingga malam ini belum bisa menyeberang ke Pulau Sumatera.
Biasanya, kata dia, jika arus lalu lintas normal sudah menyeberang ke Bakauheni, Lampung.
"Kami saat ini terjebak di SPBU Jalan Cikuasa Atas Cilegon," katanya.
Manajer Operasional PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Merak Didi Yuliansyah, mengatakan selama dua hari terakhir antrean truk terjadi akibat meningkatnya volume angkutan akhir pekan.
Selain itu juga kapal roro yang beroperasi terbatas dengan mengerahkan sebanyak 20 unit dari 30 unit yang ada.[ach/ant]