Klinik Aborsi Itu Pasang Tarif Rp2 Juta

JAKARTA, RIMANEWS-Harga yang terbilang murah, ternyata menjadi salah satu pemicu maraknya pelaku aborsi. Wakil Kepala Kepolisian Sektor Senen, Ajun Komisaris Kasmono, mengatakan klinik aborsi yang berpraktek di Jalan Kramat IV, RT 02 RW 08 No 21 Kenari, Senen, Jakarta Pusat, memasang tarif Rp 2 juta kepada para pasien. Setiap pasien langsung datang ke lokasi atau bisa juga melalui perantara calo.

"Ini klinik baru beroperasi beberapa bulan," ucap Kasmono saat dihubungi pada Ahad, 17 Juni 2012. Ia menyatakan kesuksesan penggerebekan ini lantaran adanya pengaduan dari masyarakat.

Dari penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu kemarin polisi berhasil mengamankan 11 tersangka. Mereka, kata Kasmono, memiliki peran berbeda-beda. "Kami juga menyita barang bukti sejumlah alat kesehatan," katanya.

Kini, pelaku dan kasus aborsi diserahkan ke Polres Jakarta Pusat. Lebih lanjut ia menyatakan akan terus melakukan pengawasan terkait dengan praktek pelanggaran hukum ini. "Polisi perlu peran serta masyarakat untuk bisa mengungkap kasus aborsi," ucapnya.

Seperti telah diberitakan, aparat gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Senen menggerebek sebuah klinik praktek aborsi pada Sabtu 16 Juni 2012. Dari pelaku polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 39.870.000, satu laptop, buku tamu, dan 15 telepon genggam. Bahkan saat dilakukan penggerebekan ada seorang pasien yang hendak melakukan aborsi dan diantar oleh teman prianya.[ach/tmp]