JAKARTA,RIMANEWS- SBY sedang dikeroyok rame-rame sama kubu Anas Urbaningrum,kubu Ventje Rumangkang dan kubu lain yang terseret dalam konflik internal Partai Demokrat yang sudah berkarat dengan masalah. Korupsi sudah menggilas partai ini, dan seperti buah karma, saling jegal dan sikut melanda Demokrat, dimana SBY dikeroyok rame-rame akibat sikap anti-korupsinya yang mencla-mencle. Posisi Ibas SBY juga lemah karena sudah dijerat Anas.
SBY terjerembab oleh kelemahannya sendiri. Adu domba tidak ada, yang ada saling keroyok dan saling sikat , salin adu dan saling men-domba, untuk berebut Demokrat pada 2014, dimana SBY sudah tua sekali dan lelah, tidak akan mampu lagi kendalikan Demokrat yang direbut dan dikeroyoki anak-anak muda yang penuh nafsu untuk menghabisi hegemoni Cikeas. Semua kubu di Demokrat saling berebut ''durian runtuh'' pada 2014, sehingga SBY kehilangan hegemoninya karena sudah terlalu tua dan tidak tahu musti bagaimana, seluruh pembisik SBY saling bertolak belakang dan gontokan pandangan. Anas tahu itu, Anas dan Ventje dan Marzukie Alie tahu bahwa ikan itu membusuk dari kepalanya.
Seperti Mubarak di Mesir yang juga konyol kendalikan tentara dan massa, seperti Soekarno yang lelah dan gagal atasi konflik antara PKI dan Angkatan Darat tahun 1965-1966, kini SBY juga gagal kendalikan konflik internal Demokrat. Ini risiko politik yang lembut,mencla-mencle dan pencitraan belaka, tanpa ideologi yang berpihak rakyat. Ideologi Demokrat tidak bekerja kecuali korupsinya.
Demikianlah pandangan anak-anak muda Kelompok Cipayung dan LSM dalam diskusi terbatas di Jakarta, nara sumber ada di redaksi, semoga bermanfaat sebagai pembelajaran.