WASHINGTON, RIMANEWS-Direktur Studi Asia Universitas Johns Hopkins, Karl D. Jackson, mengajukan pertanyaan mengenai cara menangani korupsi di Indonesia yang semakin merajalela, kepada ekonom senior Indonesia, DR. Rizal Ramli, dalam sebuah diskusi di Carnegie Endowment for International Peace, di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (13/6).
Rizal Ramli yang sedang berada di Amerika Serikat untuk berbicara di sejumlah seminar dan diskusi di berbagai lembaga think thank mengatakan bahwa korupsi dan hukum yang lemah masih merupakan salah satu persoalan utama di Indonesia. Karenanya hukum harus ditegakkan dan tidak boleh tumpul ke atas sementara sangat tajam ke bawah.
Dalam kesempatan itu Rizal Ramli juga menceritakan pengalamannya menangani korupsi saat menjadi Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) di masa pemerintahan Abdurrahman Wahid. Di masa Orde Baru, Bulog adalah lembaga negara paling korup setelah PT Pertamina. Dengan pendekatan shock therapy dan pembenahan accounting system Rizal Ramli berhasil menekan angka korupsi dan memperbaiki performa Bulog.[ach/RMol]