JAKARTA, RIMANEWS-Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Supandji menegaskan pihaknya akan membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika lembaga itu membutuhkan data pertanahan untuk mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan pusat olahraga Hambalang.
"Apapun permintaan KPK saya akan bukakan jalan untuk kepentingan itu agar lebih terang," kata Hendarman setelah dilantik di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Mantan Jaksa Agung yang dilantik menjadi Kepala BPN menggantikan Joyo Winoto itu menyatakan bersedia memberikan data dan dokumen untuk mendukung pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan pusat olahraga itu.
Dugaan korupsi dalam pembangunan pusat olagraga Hambalang antara lain muncul setelah ada kenaikan anggaran proyek hingga mencapai sekitar Rp2 triliun.
Akhir-akhir ini juga muncul dugaan pengurusan sertifikat tanah yang tidak sesuai prosedur untuk proyek tersebut.
Ada pihak yang menyatakan pengurusan sertifikat dilakukan secara resmi oleh pegawai Menteri Pemuda Olahraga, namun pihak lain menyatakan pengurusan sertifikat itu juga dilakukan melalui peran serta beberapa politisi.[ach/ant]