Bahas 'Kumis', Tim Foke dan Hendardji akan Bertemu

JAKARTA, RIMANEWS-Terkait konflik yang terjadi antara tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur independent Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria dengan tim sukses Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah minta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta untuk menyelesaikan konflik tersebut..

Panwaslu akan mempertemukan kedua tim tersebut untuk membahas sengketa slogan yang dianggap menyinggung pasangan calon Foke-Nara.

Pasangan Hendardji-Ahmad mengeluarkan slogan dalam iklan mini di beberapa media cetak, yaitu Jakarta Tidak Perlu Berkumis, yang merupakan singkatan Berantakan, Kumuh dan Miskin.

Slogan tersebut dianggap tim sukses Foke-Nara menghina pasangan yang mereka usung. Sehingga mereka mengadukan permasalahan tersebut ke Panwaslu DKI untuk segera ditindaklanjuti.

“Panwaslu DKI sedang menyediakan waktu mediasi untuk mempertemukan tim Berkumis dengan non kumis,” kata Muhammad di hadapan anggota Komisi II DPR RI, gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (4/6).

Dalam penyelesaian sengketa slogan tersebut, Muhammad menegaskan Bawaslu telah mempercayakan Panwaslu DKI Jakarta untuk melakukan mediasi antara kedua tim sukses tersebut.

“Nah kita mau mediasi untuk penyelesaian perselisihan atau perbedaan pandangan tersebut. Mudah-mudahan bisa selesai dengan baik dan tidak menjadi lebih besar. Kita percaya Panwaslu bisa menyelesaikan hal itu,” kata Muhammad.

Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, menyatakan hingga saat ini pihaknya masih mempelajari tagline yang menjadi slogan Hendardji yang dinilai menghina Foke. Pihaknya siap memediasi kedua tim itu.[ach/B1]