Bisakah Rupiah Menguat?

JAKARTA-Rapuhnya kondisi di kawasan zona euro dan ketidakseimbangan perekonomian di zona itu, terindikasi masih akan menjadi perhatian pelaku pasar keuangan global. Ini menjadi faktor utama yang dapat menekan rupiah.

Walaupun begitu, penegasan Bank Indonesia mengenai stabilitas moneter Indonesia yang disokong oleh optimisme kondisi fundamental domestik, memunculkan indikasi bertahannya valuta Garuda. Mampukah rupiah menguat atas dollar AS di pekan ini?

Pekan lalu rupiah bergerak dengan kecenderungan melemah pada kisaran 9.290-9.575. Bahkan, menurut analis BNI Treasury, Apressyanti Senthaury, di Jakarta, Senin (4/6/2012), nampak jelas bahwa pergerakan rupiah cukup fluktuatif seiring lebarnya ruang gerak mata uang Indonesia.

Tingginya permintaan dollar AS terimbas aksi lindung pelaku pasar atas portofolionya, cenderung membebani mata uang kita. Terlebih rutinitas importir di dalam negeri menjelang akhir bulan berikut aksi lepas pemain asing atas aset-aset berdenominasi rupiah, ikut membatasi rupiah.

Apressyanti memperkirakan, pekan ini rupiah bergerak dengan kecenderungan konsolidasi hingga melemah. Perkembangan zona euro, menjadi perhatian utama. Terlebih lagi ada ancaman bahwa sinyal permasalahan di Benua Biru, telah menjangkiti anggota lainnya dengan skala ekonomi yang lebih besar, seperti Spanyol dan Italia.

"Mata uang Asia, termasuk rupiah, berpeluang terancam lagi apabila sentimen negatif menjadi penyokong buat dollar AS mendominasi di hadapan kumpulan mata uang negara-negara di dunia," katanya.

Walaupun begitu, penegasan Bank Indonesia mengenai stabilitas moneter Indonesia yang disokong oleh optimisme kondisi fundamental dalam negeri, memunculkan indikasi bertahannya rupiah.

Menurut Apressyanti, masih kokohnya konsumsi domestik, kepemilikan cadangan devisa yang memadai berikut pengawalan ketat otoritas moneter Indonesia, cenderung berpotensi menopang rupiah. Bahkan, dukungan tambahan buat rupiah pun menyeruak seiring dengan rencana lelang Surat Utang Negara pada hari Selasa (5/6/2012) besok.

"Ekspektasi respon positif investor terhadap penyelenggaraan auction atas 4 seri SUN (1 seri SPN dan 3 seri FR), diharapkan mampu memberikan sentimen positif bagi rupiah," ujarnya. (KCM/Kompas/RM)

Kata Kunci