Bursa Saham Suram,Dihantam Kemuraman Global

Adu kuat sentimen akan memengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan di awal pekan ini, Senin (4/6/2012). Gambaran perekonomian global yang masih suram menekan, namun secara teknikal IHSG berpeluang menguat karena saham-saham yang jenuh jual bisa mendorong minat beli investor.

Pada perdagangan Jumat (1/6/2012) IHSG ditutup turun 33 poin (-0,86 persen) ke level  3.799,76 dengan jumlah transaksi sebanyak 5,16 juta lot atau setara Rp 4,019 triliun. Investor asing tercatat masih melakukan penjualan bersih di pasar reguler sebesar Rp 436,04 miliar dengan saham yang paling banyak dijual adalah BBRI, ASII, BUMI, BBCA dan PGAS.

Tekanan masih datang dari bursa global. Indeks di Bursa Wall Street masih jeblok. Dow Jones Industrial Average merosot 2,22 persen sementara S&P 500 jeblok 2,46 persen di perdagangan terakhir pekan lalu. Di Eropa, Indeks FTSE 100 turun 1,14 persen.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat menyentuh new low di 3.781 namun akhirnya tutup di 3.799. Support weekly IHSG di 3.838 belum dapat dikatakan tertembus melihat IHSG sempat menyentuh level 3.841, oleh karenanya dibutuhkan 2-3 candle lagi untuk mengonfirmasikan apakah support weekly-nya telah terlewati.

MACD dan Stochastic terlihat sudah memberikan sinyal oversold. Pada perdagangan Senin (4/6/2012) ini IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound dan akan bergerak di kisaran 3.750-3.960. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain ASII, BBRI dan INCO. (KCM/Kompas/Inl)

Kata Kunci