Agar Merata, Pembangunan Jakarta Itu dari Pinggir Bukan dari Pusat Kota

JAKARTA, RIMANEWS - Pembangunan Jakarta tidak merata. Dari tahun ke tahun, pembangunan dipusatkan di tengah kota. Sebut saja seperti kawasan Sudirman, Thamrin, Kuningan dan sebagainya. Potret ini berbanding terbalik dengan pembangunan di pinggir Jakarta.

Calon Gubernur Jakarta Jokowi mengakui, jika membandingkan pembangunan di tengah kota dan pinggiran Jakarta ibarat langit dan bumi. Makanya pembangunan harus dimulai dari pinggir," ujar Jokowi saat menemui warga Balekambang, Condet, Jakarta, Minggu (3/6/2012).

Apa yang disampaikan Jokowi menanggapi keluhan warga Balekambang, Hj Rayani. Ia tinggal di Balekambang, pinggir kali Ciliwung sejak 1977. Dari tahun ke tahun, Balekambang dan sekitarnya kerap diabaikan pemerintah dan jauh dari perbaikan pembangunan.

"Tolong kalau selama ini Fauzi Bowo mengutamakan di atas dulu, bapak nanti kalau terpilih mengungkapkan dari bawah dulu. Fauzi Bowo ini mengabaikan kita. Semoga bapak tidak lupa kaki (orang kecil) dulu, sudah waktunya," ujar Hj Rayani yang memiliki TPA Babul Ilmi.

Rayani yang perhatian dengan pendidikan usia dini mengeluh, lapangan bermain anak-anak kurang sekali. Minimal, gubernur dan wakil gubernur ke depan harus bisa merealisasikan lapangan bermain di tiap RT, meski kecil. Tak adanya tempat kreatifitas, membuat anak-anak rawan melakukan aksi tawuran.  [mam/trib]