JAKARTA, RIMANEWS - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyambut gembira penemuan Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, 9 Mei lalu. Ia berharap penyebab kecelakaan dapat segera diketahui.
"Meskipun terlambat, temuan itu menggembirakan karena kita mau mendapat data utuh. Kita semua sedih kenapa kecelakaan itu terjadi. Apalagi disebut Sukhoi adalah pesawat komersial yang canggih," kata Priyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/5). Priyo melihat usaha serius dari Tim SAR dan relawan.
Priyo meminta Rusia dan Sukhoi tak perlu mencampuri terlalu jauh tugas investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi. "Kalau mereka punya pandangan, ya tidak masalah karena mereka merasa tidak diuntungkan. Itu normal-normal saja," kata Ketua DPP Partai Golkar ini.
Meski begitu, sekali lagi Priyo berharap Rusia tidak terlalu jauh masuk ke hal yang kurang kondusif. Ia meyakini kerja sama kedua negara bisa tetap dilakukan. "Untuk masalah Sukhoi, aparat Indonesia bisa mendapat dukungan dari negara sahabat seperti Rusia," kata Priyo.[ian/MTV]