Thursday, 17 April 2014

Breaking News

Pemilu 2014, KPU Perlu Dana Rp16 Triliun. Edan!

JAKARTA, RIMANEWS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat memerlukan dana Rp16,2 triliun untuk membiayai seluruh tahapan pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden 2014.

"Total biaya tersebut berdasarkan kebutuhan anggaran semua program pada setiap tahapan dua pemilu tersebut," kata Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik, di Jakarta, Minggu (27/5).

Ia menyebutkan, seluruh anggaran tersebut akan dialokasikan dari dua APBN masing-masing pada 2013 sebesar Rp8,1 triliun dan 2014 Rp8,1 triliun.

Menurut dia, KPU telah menyusun seluruh rincian kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014 serta sudah ada pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Ia menambahkan, KPU akan menetapkan dan menyampaikan seluruh kebutuhan rincian program dan anggaran pada 4 Juni 2012.

Ditanya apakah nantinya biaya pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014 juga dianggarkan dalam APBD provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, Husni mengatakan, anggaran dari APBD bersifat tentatif.

Artinya, dana dari APBD bisa dianggarkan dan bisa pula tidak, tergantung kebutuhan dan kondisi pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014 di daerah masing-masing, tambahnya.

Tentang penetapan hari "H" pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014, Husni menyebutkan, KPU pusat telah mengantongi hari dan tanggal penyelengaraan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Namun, tambahnya, saat ini KPU belum dapat memublikasikan tanggal dan hari "H" tersebut karena sebelum diumumkan terlebih dahulu harus di konsultasikan dengan pemerintah dan DPR-RI.

Hari "H" akan dipublikasikan setelah konsultasi dan penetapkan program dan anggaran KPU pusat yang akan dilakukan pada 4 Juni 2012, demikian Husni Kamil Manik. (Ant/ach/MI)

Kata Kunci