Perekonomian Kalimantan Terganggu akibat Kelangkaan BBM

PALANGKARAYA, RIMANEWS - Kelangkaan bahan bakar minyak jenis premium di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, masih berlanjut. Antrean warga di sejumlah SPBU sudah mengganggu perekonomian warga. Mereka terpaksa menghabiskan setengah hari jam kerja, hanya untuk mendapatkan premium.

Antrean panjang warga yang akan membeli BBM premium di sejumlah SPBU di Kota Palangkaraya, terus terjadi. Antrean panjang kendaraan hingga mencapai 3 kilometer sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Kota Palangkaraya. Warga terpaksa antre berjam-jam di SPBU, untuk mendapatkan premium.

Pertumbuhan ekonomi Kalteng 6,7 persen yang melebihi pertumbuhan ekonomi nasional diyakini akan terganggu dengan kondisi seperti ini. Penambahan kuota BBM untuk Kalimantan adalah sesuatu yang sangat tepat dan mendesak. Penambahan kuota diharapkan antrean dapat diatasi. Selain itu, sangat perlu dilakukan pengawasan yang ketat agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar untuk rakyat.[mtv/ian]