NEW YORK, RIMANEWS - Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan saham Rabu (16/5/2012). Hal itu didorong dari kekhawatiran investor terhadap Yunani sebagai anggota zona Euro.
Indeks Dow Jones turun 33,45 poin atau 0,26% ke level 12.598,55. Indeks S&P 500 turun 5,86 poin atau 0,44% ke level 1.324,80. Indeks Nasdaq turun 19,72 poin
atau 0,68% ke level 2.874,04.
Kenaikan saham bursa saham Amerika terhenti setelah Bank Sentral Eropa menyatakan telah menghentikan penyediaan likuiditas untuk beberapa bank Yunani
yang belum direkapitalisasi. Langkah bank sentral Eropa menyebabkan beberapa kebingungan pasar yang mengakibatkan fluktuasi harga karena trader langsung merespon cepat berita tentang Yunani. "Semua mata tertuju kepada Eropa. Apa yang akan terjadi di Yunani, apa dampak potensial yang akan terjadi sehingga tidak banyak dampak dari data Fed," turur Stephen Massocca, Managing Director Wedbush Morgan, seperti dikutip dari yahoofinance.
Investor tidak tertarik dengan menit-menit dari pertemuan The Fed yang paling terbaru di mana pembuat kebijakan tetap hidup kemungkinan putaran baru
stimulus moneter bagi perekonomian cukup berkembang. Kekhawatiran tentang masa depan politik dan keuangan Yunani bersama dengan pergolakan politik di zona Euro yang lebih luas
telah mendorong kerugian ekuitas dalam beberapa pekan terakhir.
Kanselir Jerman Angela Merkel berusaha untuk meredakan kekhawatiran investor pada Selasa lalu dengan mengatakan Yunani akan tetap di zona Euro. Komentar Merkel tersebut membantu menahan aksi penjualan. Selain itu, data domestik terus menunjukkan sebuah ekspansi moderat mengakibatkan beberapa analis percaya pasar dapat dipikirkan untuk sebuah rally kuat jika solusi Yunani tercapai."Kita mempunyai kabar baik di Amerika Serikat tetapi memiliki masalah di Yunani, dan tidak ada kemungkinan untuk rally," tutur CEO of Pepper International Carol Pepper.
Saham General Electric Co naik 3,3% menjadi US$19. Hal itu didorong sentimen General Electric Co dapat memepercepat pembelian kembali saham dan meningkatkan dividen pemegang saham. GE Capital akan membayar dividen US$4,5 miliar dividen ke GE.Saham Target Corp naik 0,4% menjadi US$55,32 setelah perseroan mengangkat outlook keuntungan.
Facebook pun meningkatkan nilai penawaran umum saham perdana sebesar 25%, dan diperkirakan dapat memperoleh dana sebesar US$16 miliar karena permintaan investor yang kuat.
Volume perdagangan saham sekitar 7,59 miliar saham di bursa saham New York, NYSE Amex, dan Nasdaq di atas rata-rata harian sebesar 6,79 miliar saham. [inilah]